Tag: "bayi"

Cara Memandikan Bayi

Cara Memandikan Bayi

Tak sedikit ibu baru beranggapan bayi baru lahir masih ‘ringkih’. Mereka takut memandikan bayinya. Makin panik kalau bayinya menangis. Jika Ibu baru saja kehadiran buah hati untuk yang pertama kalinya, maka proses memandikan bayi pasti menyenangkan sekaligus menakutkan bagi Ibu.

Walaupun Ibu dibekali cara memandikan bayi ketika masih di rumah sakit, Ibu mungkin masih merasa was-was saat harus melakukannya sendiri di rumah. Banyak ibu lebih memilih memandikan bayi mereka dengan washlap pada minggu-minggu pertama. Setelah merasa lebih yakin, barulah mereka benar-benar memandikannya dengan bak mandi. Tidak masalah bila Ibu hanya menggunakan washlap. Lakukan cara ini di ruangan yang hangat dan alasi bayi dengan handuk untuk mengeringkannya.

Perlengkapan Mandi Bayi yang Harus Anda Siapkan

  • Bak mandi bayi (bila ada dilengkapi penyangga tubuh atau karet mandi agar bayi tidak mudah tergelincir). Letakkan ditempat yang nyaman sesuai suhu ruang dan tinggi yang tidak membuat Ibu sakit pinggang.
  • Perlak/alas kain
  • Termometer air
  • Washlap lembut atau spon mandi bayi
  • Handuk bayi
  • Perlengkapan untuk membersihkan tali pusar (perban, kapas, betadine, plester, cotton buds)
  • Perlengkapan untuk dipakai seusainya (baju bayi, popok, bedak, minyak talon, dll)

Meski baru pertama kali, ibu baru harus berani. Singkirkan perasaan khawatir. Bersikaplah tenang dan anggap memandikan bayi kegiatan yang menyenangkan. Supaya bayi tidak terjatuh, ibu boleh menggunakan alas perlak dan kain. Risiko tergelincir berkurang. Agar bayi tidak kemasukan air, posisi kepala lebih tinggi dari badan. Jangan menyiram muka bayi. Gunakan waslap saja.




Langkah-langkah Memandikan Bayi

  1. Taruh bayi di atas perlak, satu persatu lepaskan baju. Bersihkan lebih dulu jika si kecil ngompol atau pup. Seka dengan waslap yang telah dicelupkan air hangat. Mulai dari kepala, muka, lipatan leher, tangan, dada, lipatan ketiak, paha, kaki, terakhir yang paling kotor yaitu lipatan paha, area kelamin dan pantat.
  2. Sabuni bayi, dengan waslap yang ditetesi sabun, mulai dari atas ke bawah.
  3. Angkat bayi dengan cara menyelipkan tangan kiri di bawah tengkuknya (jika Anda tidak kidal), lalu pegang erat-erat ketiaknya. Tangan kanan memegang tubuhnya untuk dimasukkan ke dalam bak mandi. Pegang bagian punggung dan leher bayi dengan telapak tangan kiri, sementara ibu jari dan telunjuk menutup telinga kanan dan kiri bayi agar tak kemasukan air. Bilas dengan tangan kanan ketika membasuh seluruh tubuhnya, dimulai dari bagian kepala. Jangan lama-lama, agar bayi tak kedinginan. Untuk membersihkan punggungnya, balikkan tubuh bayi dengan cara sangga tubuhnya dan pegang erat ketiaknya dengan tangan kiri. Tangan kanan bisa mulai membilas bagian belakang.
  4. Setelah tak tersisa bekas busa sabun dan sampo, angkat bayi dan letakkan di atas handuk yang telah disiapkan. Tutup tubuh bayi dengan bagian handuk di sebelah kiri dan kanan, lalu keringkan kepalanya. Setelah itu keringkan seluruh tubuhnya, tangan dan kaki. Pastikan bagian lipatan seperti leher, paha, ketiak kering dari air. Pada bayi gemuk banyak terdapat lipatan.
  5. Pindahkan bayi ke susunan pakaiannya. Perhatikan tali pusatnya. Jika ada kotoran atau kerak di pinggiran atau bagian dalam pusar, bersihkan dengan cotton buds yang telah dibasahi alkohol 70 persen. Olesi perut dan punggung bayi dengan minyak telon. Boleh diberi bedak, walau tidak harus. Pada lipatan-lipatan boleh juga diberi krim. Setelah itu pakaikan popoknya, baru kemudian bajunya.
  6. Setelah bayi mengenakan baju, bersihkan mata, mulut dan telinga. Bersihkan kedua matanya dengan kapas yang telah direndam air matang, dari ujung mata ke arah hidung. Gunakan kapas yang berbeda untuk masing-masing mata. Bersihkan lubang hidung dan daun telinga dengan cotton buds. Jangan masukkan cotton buds ke dalam lubang telinga. Bersihkan bagian luar telinganya saja.
  7. Setelah semua selesai, bagian muka bayi boleh diberi bedak dengan cara mengusapnya. Kemudian bayi kita peluk supaya ada transfer rasa hangat dari badan ibu ke bayi.




Jika Ibu masih ragu, bidan atau dokter akan menunjukkan cara memandikan bayi yang paling cocok untuk Ibu. Begitu Ibu menguasainya, Ibu akan merasa percaya diri melakukannya.

Popularity: 5% [?]

Atresia Bilier

Atresia Bilier

Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal. Fungsi dari sistem empedu adalah membuang limbah metabolik dari hati dan mengangkut garam empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak di dalam usus halus. Pada atresia bilier terjadi penyumbatan aliran empedu dari hati ke kandung empedu. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati, yang jika tidak diobati bisa berakibat fatal.

Penyebab
Atresia bilier terjadi karena adanya perkembangan abnormal dari saluran empedu di dalam maupun diluar hati. Tetapi penyebab terjadinya gangguan perkembangan saluran empedu ini tidak diketahui. Atresia bilier ditemukan pada 1 dari 15.000 kelahiran.

Gejala
Gejala biasanya timbul dalam waktu 2 minggu setelah lahir, yaitu berupa:

  • air kemih bayi berwarna gelap
  • tinja berwarna pucat
  • kulit berwarna kuning
  • berat badan tidak bertambah atau penambahan berat badan berlangsung lambat
  • hati membesar.

Pada saat usia bayi mencapai 2-3 bulan, akan timbul gejala berikut:

  • gangguan pertumbuhan
  • gatal-gatal
  • rewel
  • tekanan darah tinggi pada vena porta (pembuluh darah yang mengangkut darah dari lambung, usus dan limpa ke hati).

Diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan perut, hati teraba membesar.
Pemeriksaan yang biasa dilakukan:

  • Pemeriksaan darah (terdapat peningkatan kadar bilirubin)
  • USG perut
  • Rontgen perut (tampak hati membesar)
  • Kolangiogram
  • Biopsi hati
  • Laparotomi (biasanya dilakukan sebelum bayi berumur 2 bulan).

Pengobatan
Prosedur yang terbaik adalah mengganti saluran empedu yang mengalirkan empedu ke usus. Tetapi prosedur ini hanya mungkin dilakukan pada 5-10% penderita.

Untuk melompati atresia bilier dan langsung menghubungkan hati dengan usus halus, dilakukan pembedahan yang disebut prosedur Kasai. Pembedahan akan berhasil jika dilakukan sebelum bayi berusia 8 minggu. Biasanya pembedahan ini hanya merupakan pengobatan sementara dan pada akhirnya perlu dilakukan pencangkokan hati.

Popularity: 29% [?]

Talasemia (Thalassemia)

Talasemia (Thalassemia)

talasemia - thalassemia

Talasemia adalah penyakit yang diturunkan, yang berasal dari pasangan yang membawa sifat talasemia. Dalam hal ini kemungkinan yang terjadi pada anak yang dilahirkan adalah 25% talasemia mayor, 50% carrier (pembawa sifat) dan 25% sehat. Maksudnya, dalam setiap kehamilan dari pasangan tersebut terdapat kemungkinan satu berbanding empat bagi anak mereka untuk menderita talasemia mayor, dua banding empat kemungkinan anak membawa gen talasemia (carrier) dan satu banding empat kemungkinan anak berdarah normal dan tumbuh sehat.

Popularity: 59% [?]

Makanan Bayi (bagian 2)

Makanan Bayi (bagian 2)

Keju

Keju merupakan olahan dari susu dan termasuk dairy product yang dapat diberikan kepada bayi mulai usia 7 atau 8 bulan. Kandungannya tidak berbeda jauh dari susu ternak, yakni protein, lemak, vitamin, dan mineral. Olahan keju bisa dicampurkan ke dalam porsi makanan bayi bisa dengan cara diparut. Baik untuk menambahkan rasa gurih yang bermanfaat pada makanan bayi. Gunakan secukupnya atau kira-kira seukuran dadu dengan panjang, lebar, dan tinggi 1/2 ukuran kartu domino.

Popularity: 29% [?]

Makanan Bayi (bagian 1)

Makanan Bayi (bagian 1)

Setelah si kecil mulai mendapat MPASI, begitu banyak ragam bahan makanan yang bisa diberikan. Berikut ini adalah makanan yang biasa diberikan kepada bayi.

Oatmeal/bubur gandum untuk bayi

Bubur gandum/oatmeal merupakan sumber karbohidrat. Makanan yang mengandung serat, fitokemikal, vitamin, mineral, protein dan juga rendah lemak ini baik untuk kesehatan, termasuk kesehatan bayi. Kandungan seratnya baik untuk pencernaan karena mencegah konstipasi/sembelit dan sifat seratnya yang larut dalam air akan menurunkan kadar kolesterol, serta mampu “mengatur” penyerapan karbohidrat yang baik untuk penderita diabetes. Bahkan oatmeal mengandung substansi untuk mencegah kanker. Oatmeal juga membuat lambung terasa penuh untuk jangka waktu cukup panjang.

Popularity: 26% [?]

Tips Kesehatan Bayi dan Balita

Tips Kesehatan Bayi dan Balita

Berikut ini beberapa tips untuk menjaga kesehatan bayi dan balita Anda:

Jemur bayi di pagi hari

Bayi perlu dijemur di pagi hari untuk menghangatkan tubuhnya, tetapi tidak perlu memaksakan kegiatan ini setiap hari. Jadi, anggapan bahwa bayi harus dijemur setiap hari tidak sepenuhnya betul. Sekalipun anda menjemur bayi anda, tidak perlu lama-lama, cukup 10-15 menit saja sebelum jam delapan pagi. Hal ini penting bagi bayi yang lahir berwarna kuning. Karena sinar matahari pagi dapat menguraikan bilirubin menjadi senyawa yang larut dalam air dan dikeluarkan sebagai urine.

Popularity: 78% [?]

Dot Alias Empeng, dan Anak Anda

Dot Alias Empeng, dan Anak Anda

dot-empeng-dan-anak-andaBayi yang baru dilahirkan selalu ingin mengisap sesuatu untuk mendapatkan rasa tenang dan nyaman. Tak heran jika banyak orang tua berpendapat, dot alias empeng merupakan suatu keharusan untuk dimiliki jika kita mempunyai seorang bayi. Tapi, apakah dot aman bagi si bayi? Jawaban ini masih terus diperdebatkan para ahli.

Popularity: 21% [?]

Bayi Anda Kuning?

Bayi Anda Kuning?

Coba perhatikan, dokter biasanya menyarankan Anda dan bayi setidaknya menginap di rumah sakit hingga hari keempat atau kelima pasca kelahiran. Tak lain, dokter ingin melihat apakah bayi Anda kuning (jaundice) atau tidak.

Sakit kuning memang kerap kita dengar terjadi pada bayi. Bayi dikatakan terkena jaundice, terlihat pada kulit atau matanya, akibat peningkatan kadar bilirubin di dalam darah penderita.

Bilirubin adalah suatu hasil pemecahan sel darah merah (eritrosit). Eritrosit hidup selama 120 hari di dalam tubuh kita, setelah itu eritrosit akan pecah. Pada keadaan normal bilirubin tersebut akan berikatan dengan protein (albumin) dan dibawa ke hati untuk dikonjugasikan/digabungkan dengan enzim hati untuk menghilangkan efek racunnya.

Popularity: 22% [?]

Manfaat Memijat Bayi

Manfaat Memijat Bayi

Siapa bilang kebiasaan memijat bayi itu kuno? Ternyata pijat bayi itu sangat besar manfaatnya untuk mahluk kecil yang baru lahir ke dunia ini.

Bayi-bayi prematur yang dipijat secara teratur setiap hari menunjukkan perkembangan fisik dan emosional yang lebih baik ketimbang bayi-bayi yang tidak dipijat. Selain itu berat badan bayi prematur yg dipijat akan mengalami peningkatan berat badan 20 hingga 40 persen dibandingkan yang tidak dipijat.

Dan hal ini telah dibuktikan oleh para ahli di Fakultas Kedokteran Universitas Miami pada tahun 1986. Dipimpin oleh Tiffany M Field PhD.

Popularity: 31% [?]

Tidur bagi si Kecil

Tidur bagi si Kecil

tidur bagi si kecil - www.sulastowo.comBayi Anda cenderung rewel saat waktu tidur tiba? Mungkin ada yang salah dengan pola tidurnya sehingga bayi ‘bingung’ mengenali jam tidur. Bagi bayi, tidur memiliki manfaat yang sangat besar untuk tumbuh kembangnya. Pertama, untuk memberi kesempatan mengistirahatkan tubuh. Kedua, untuk memberi kesempatan meningkatkan proses metabolisme, yakni proses pengolahan pangan menjadi energi yang dibutuhkan.

Popularity: 27% [?]

Agar Tidurnya Nyenyak, Nyaman, dan Aman

Agar Tidurnya Nyenyak, Nyaman, dan Aman

Agar Tidurnya Nyenyak, Nyaman, dan Aman | House of SulastowoTak seperti orang dewasa, bayi menghabiskan belasan jam per hari untuk tidur. Bagaimana agar ia terbiasa tak terbangun di malam hari?

Bayi menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur. Bahkan bayi yang baru lahir, bisa menghabiskan waktu sekitar 16-18 jam per hari untuk tidur. Dengan bertambahnya umur, waktu tidurnya pun berkurang. Bayi usia setahun menghabiskan waktu antara 14-16 jam. “Di atas usia setahun, bisa menghabiskan waktu antara 10-12 jam,” jelas dr. Asril Aminullah, Sp.AK. dari bagian Perinatologi, Ilmu Kesehatan Anak, FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Popularity: 20% [?]