<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>House of Sulastowo &#187; anak</title>
	<atom:link href="http://www.sulastowo.com/tag/anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sulastowo.com</link>
	<description>Portal keluarga menuju sehat dan bahagia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Aug 2010 06:15:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Gaya Komunikasi Suami Istri</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2010/05/08/gaya-komunikasi-suami-istri/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2010/05/08/gaya-komunikasi-suami-istri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 11:47:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perkawinan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[gaya komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[suami istri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda mempunyai hubungan yang harmonis dengan suami/istri? Sudahkah Anda berkomunikasi secara baik dan terbuka dengannya? Jika semua jawaban adalah ‘tidak’, berarti ada yang salah dalam cara Anda berkomunikasi. 


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2010/05/08/rumput-tetangga-lebih-hijau/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rumput Tetangga Lebih Hijau?'>Rumput Tetangga Lebih Hijau?</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2010/05/08/gaya-komunikasi-suami-istri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seputar Mimisan dan Tips Pencegahannya</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/09/04/seputar-mimisan-dan-tips-pencegahannya/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/09/04/seputar-mimisan-dan-tips-pencegahannya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 03:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Referensi]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[features]]></category>
		<category><![CDATA[mimisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Penyebab mimisan pada anak bervariasi. Secara umum mimisan terjadi akibat pembuluh darah yang pecah di daerah hidung bagian tengah, namanya pleksus kieselbach. Pembuluh darah ini merupakan anyaman jaringan pembuluh darah yang sangat halus. Pada anak-anak pembuluh darah ini mudah berdarah terutama kalau ada infeksi di daerah hidung. Akibat infeksi pembuluh darah yang tipis tersebut melebar dan akan sangat mudah pecah.


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/05/15/tips-kesehatan-bayi-dan-balita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Kesehatan Bayi dan Balita'>Tips Kesehatan Bayi dan Balita</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/06/09/mengenali-gejala-hemofilia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenali Gejala Hemofilia'>Mengenali Gejala Hemofilia</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/05/30/talasemia-thalassemia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Talasemia (Thalassemia)'>Talasemia (Thalassemia)</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/09/04/seputar-mimisan-dan-tips-pencegahannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 2)</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/06/10/gangguan-tidur-pada-anak-bagian-2/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/06/10/gangguan-tidur-pada-anak-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 06:01:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Anak-anak yang kualitas tidurnya buruk, akan ngantuk pada keesokan harinya. Mereka menjadi tidak tenang, labil, hyperaktif atau malahan sangat lesu. Di sekolah mereka sulit berkonsentrasi. Pertumbuhannya juga terganggu, karena hormon pertumbuhan biasanya aktif pada saat tidur.


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/06/10/gangguan-tidur-pada-anak-bagian-1/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 1)'>Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/10/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/15/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-3/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/06/10/gangguan-tidur-pada-anak-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 1)</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/06/10/gangguan-tidur-pada-anak-bagian-1/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/06/10/gangguan-tidur-pada-anak-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 05:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[features]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Anak-anak selalu dapat tidur nyenyak. Jika mengantuk, tidak peduli suara musik amat kencang atau saudaranya berteriak-teriak, anak akan tidur lelap. Demikian anggapan sebagian besar orang dewasa. Hasil penelitian yang dilakukan rumah sakit anak-anak di kota Köln Jerman menunjukan data berbeda. Sekitar 20 persen anak-anak menderita gangguan tidur.


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/06/10/gangguan-tidur-pada-anak-bagian-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 2)'>Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 2)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/10/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/09/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-1/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 1)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 1)</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/06/10/gangguan-tidur-pada-anak-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Talasemia (Thalassemia)</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/05/30/talasemia-thalassemia/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/05/30/talasemia-thalassemia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 17:29:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Referensi]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[features]]></category>
		<category><![CDATA[talasemia]]></category>
		<category><![CDATA[thalassemia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Talasemia adalah penyakit yang diturunkan, berasal dari pasangan yang membawa sifat talasemia. Kemungkinan yang terjadi pada anak yang dilahirkan adalah 25% talasemia mayor, 50% pembawa sifat, dan 25% sehat. Maksudnya, dalam setiap kehamilan dari pasangan tersebut kemungkinan satu berbanding empat bagi anak mereka untuk menderita talasemia mayor, dua banding empat kemungkinan anak dengan gen talasemia (carrier) dan satu banding empat kemungkinan normal dan tumbuh sehat.


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/09/04/seputar-mimisan-dan-tips-pencegahannya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Seputar Mimisan dan Tips Pencegahannya'>Seputar Mimisan dan Tips Pencegahannya</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/05/09/dot-alias-empeng-dan-anak-anda/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dot Alias Empeng, dan Anak Anda'>Dot Alias Empeng, dan Anak Anda</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/05/30/talasemia-thalassemia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>73</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Kesehatan Bayi dan Balita</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/05/15/tips-kesehatan-bayi-dan-balita/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/05/15/tips-kesehatan-bayi-dan-balita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 05:57:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Baby]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini beberapa tips untuk menjaga kesehatan bayi dan balita Anda:
Jemur bayi di pagi hari
Bayi perlu dijemur di pagi hari untuk menghangatkan tubuhnya, tetapi tidak perlu memaksakan kegiatan ini setiap hari. Jadi, anggapan bahwa bayi harus dijemur setiap hari tidak sepenuhnya betul. Sekalipun anda menjemur bayi anda, tidak perlu lama-lama, cukup 10-15 menit saja sebelum [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/05/05/lactose-intolerance-penyakit-perut-pada-balita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lactose Intolerance: Penyakit Perut Pada Balita'>Lactose Intolerance: Penyakit Perut Pada Balita</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/05/04/diare-penyakit-perut-pada-balita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Diare: Penyakit Perut Pada Balita'>Diare: Penyakit Perut Pada Balita</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/05/26/makanan-bayi-bagian-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Makanan Bayi (bagian 2)'>Makanan Bayi (bagian 2)</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/05/15/tips-kesehatan-bayi-dan-balita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>86</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dot Alias Empeng, dan Anak Anda</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/05/09/dot-alias-empeng-dan-anak-anda/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/05/09/dot-alias-empeng-dan-anak-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 07:12:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Bayi yang baru dilahirkan selalu ingin mengisap sesuatu untuk mendapatkan rasa tenang dan nyaman. Tak heran jika banyak orang tua berpendapat, dot alias empeng merupakan suatu keharusan untuk dimiliki jika kita mempunyai seorang bayi. Tapi, apakah dot aman bagi si bayi? Jawaban ini masih terus diperdebatkan para ahli.
Sisi Positif

Memberi kenyamanan. Banyak bayi yang langsung tenang [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/05/07/bayi-anda-kuning/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bayi Anda Kuning?'>Bayi Anda Kuning?</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/05/15/tips-kesehatan-bayi-dan-balita/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Kesehatan Bayi dan Balita'>Tips Kesehatan Bayi dan Balita</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/06/10/gangguan-tidur-pada-anak-bagian-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 2)'>Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 2)</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/05/09/dot-alias-empeng-dan-anak-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obat Cacing Untuk Anak</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/05/02/obat-cacing-untuk-anak/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/05/02/obat-cacing-untuk-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 15:31:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Referensi]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Cacingan, salah satu penyakit tergolong tinggi kejadiannya di Indonesia. Penyebabnya hewan parasit berukuran mikro yang mengambil makanan dari usus yang berisi banyak sari makanan. Cacing masuk ke tubuh dalam fase larva merupakan penyakit endemis dan kronis yang bisa meningkat tajam pada waktu musim hujan dan banjir.
Larva cacing biasanya menyebar ke berbagai tempat untuk menginvasi tubuh [...]


No related posts.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/05/02/obat-cacing-untuk-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Mengatasi Anak Susah Makan</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/04/24/kiat-mengatasi-anak-susah-makan/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/04/24/kiat-mengatasi-anak-susah-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 09:48:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[metabolisme]]></category>
		<category><![CDATA[nafsu makan]]></category>
		<category><![CDATA[nutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[picky eater]]></category>
		<category><![CDATA[si kecil]]></category>
		<category><![CDATA[suplemen]]></category>
		<category><![CDATA[susah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Masalah makan si kecil memang membuat kita jadi serba salah. Bahkan, tak jarang jadi sering kehabisan akal. “Saya langsung over reactive waktu Siska susah makan. Saya takut dia kekurangan gizi,” ujar seorang ibu tentang anaknya, Siska. Akibatnya, Siska langsung “dijejali” dengan seabrek makanan. Apa yang terjadi? Siska malah semakin mengunci rapat-rapat mulutnya!
Fisik atau psikis?
Untuk urusan [...]


No related posts.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/04/24/kiat-mengatasi-anak-susah-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>51</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/04/15/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-3/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/04/15/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 01:44:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[konsumtif]]></category>
		<category><![CDATA[kontrol]]></category>
		<category><![CDATA[media massa]]></category>
		<category><![CDATA[nilai]]></category>
		<category><![CDATA[norma]]></category>
		<category><![CDATA[pasif]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku]]></category>
		<category><![CDATA[psikologis]]></category>
		<category><![CDATA[tayangan]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>
		<category><![CDATA[tv]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/2008/04/15/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-3/</guid>
		<description><![CDATA[Anak-anak lebih bersifat pasif dalam berinteraksi dengan TV, bahkan seringkali mereka terhanyut dalam dramatisasi terhadap tayangan yang ada di televisi. Disatu sisi TV menjadi sarana sebagai media informasi, hiburan bahkan bisa sebagai kemajuan kehidupan, namun disisi lain TV dapat menularkan efek yang buruk bagi sikap, pola pikir, perilaku anak.
Televisi tidak bisa dipungkiri, kini boleh jadi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/10/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/09/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-1/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 1)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/11/dampak-negatif-televisi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dampak Negatif Televisi'>Dampak Negatif Televisi</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/04/15/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/04/10/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-2/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/04/10/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 04:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[iklan]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[porno]]></category>
		<category><![CDATA[sanksi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>
		<category><![CDATA[tv]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/2008/04/10/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-2/</guid>
		<description><![CDATA[Keberadaan orang tua dituntut untuk berperan lebih yaitu :
Pertama; memberi kesepakatan dengan jadwal kepada anak tentang mana acara yang boleh ditonton atau tidak, kapan boleh menonton, waktu sembahyang, waktu belajar, waktu tidur, bahkan waktu membantu orang tua di rumah dan berikan sanksi bila melanggar.
Kedua; dampingi anak-anak pada saat menyaksikan acara televisi dan upayakan dialog atau diskusi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/09/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-1/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 1)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/15/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-3/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/11/dampak-negatif-televisi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dampak Negatif Televisi'>Dampak Negatif Televisi</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/04/10/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 1)</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/04/09/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-1/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/04/09/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 07:10:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[massa]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/2008/04/09/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-1/</guid>
		<description><![CDATA[Di antara berbagai media massa, televisi memainkan peran yang terbesar dalam menyajikan informasi yang tidak layak dan terlalu dini bagi anak-anak.


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/10/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/15/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-3/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/11/dampak-negatif-televisi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dampak Negatif Televisi'>Dampak Negatif Televisi</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/04/09/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendidik Anak Menjadi Mandiri (bagian 2)</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/04/06/mendidik-anak-menjadi-mandiri-bagian-2/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/04/06/mendidik-anak-menjadi-mandiri-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2008 09:02:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[independen]]></category>
		<category><![CDATA[individu]]></category>
		<category><![CDATA[kelas]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[mendidik]]></category>
		<category><![CDATA[overprotective]]></category>
		<category><![CDATA[regulation]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/2008/04/06/mendidik-anak-menjadi-mandiri-bagian-2/</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya, sejak usia dini naluri setiap anak sudah menunjukkan perilaku dasar mandiri. Misalnya, pada saat masih bayi, mereka belajar untuk tengkurap, merangkak, berdiri, dan berjalan sendiri. Dalam masa itu mereka berusaha sekuat tenaga untuk bisa walaupun sering gagal dan menangis. Hal itu merupakan perilaku adaptif sesuai dengan usia anak untuk menjadi manusia yang mandiri. Hanya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/03/15/mendidik-anak-menjadi-mandiri-bagian-1/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mendidik Anak Menjadi Mandiri (bagian 1)'>Mendidik Anak Menjadi Mandiri (bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/10/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 2)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/15/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-3/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/04/06/mendidik-anak-menjadi-mandiri-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendidik Anak Menjadi Mandiri (bagian 1)</title>
		<link>http://www.sulastowo.com/2008/03/15/mendidik-anak-menjadi-mandiri-bagian-1/</link>
		<comments>http://www.sulastowo.com/2008/03/15/mendidik-anak-menjadi-mandiri-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2008 12:07:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[independen]]></category>
		<category><![CDATA[individu]]></category>
		<category><![CDATA[kelas]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[mendidik]]></category>
		<category><![CDATA[regulation]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulastowo.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian anak mandiri adalah anak yang mampu memenuhi kebutuhannya, baik berupa kebutuhan naluri maupun kebutuhan fisik, oleh dirinya sendiri secara bertanggung jawab tanpa bergantung pada orang lain. Bertanggung jawab dalam hal ini berarti mengaitkan kebutuhannya dengan kebutuhan orang lain dalam lingkungannya yang sama-sama harus dipenuhi.
Kemandirian sangat erat terkait dengan anak sebagai individu yang mempunyai konsep [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/06/mendidik-anak-menjadi-mandiri-bagian-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mendidik Anak Menjadi Mandiri (bagian 2)'>Mendidik Anak Menjadi Mandiri (bagian 2)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/09/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-1/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 1)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 1)</a></li>
<li><a href='http://www.sulastowo.com/2008/04/15/pengaruh-televisi-pada-perilaku-anak-bagian-3/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)'>Pengaruh Televisi Pada Perilaku Anak (bagian 3)</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.sulastowo.com/2008/03/15/mendidik-anak-menjadi-mandiri-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

