Category: Referensi

Campak: Penyebab, Penularan, Gejala, dan Pengobatannya

Campak: Penyebab, Penularan, Gejala, dan Pengobatannya

Campak merupakan penyakit akut yang mudah sekali menular dan sering terjadi komplikasi yang serius. Hampir semua anak di bawah 5 tahun di negara berkembang akan terserang penyakit ini, sedangkan di negara maju biasanya menyerang anak usia remaja atau dewasa muda yang tidak terlindung oleh imunisasi.

Penyakit campak sebetulnya tidak berakibat fatal apabila menyerang anak-anak yang sehat dan bergizi baik. Tetapi apabila di negara di mana anak yang menderita kurang gizi sangat banyak, campak merupakan penyakit yang berakibat fatal.

Untuk itu sangat perlu diadakan tindakan pencegahan. Salah satu tindakan yang dinilai paling efektif adalah dengan cara imunisasi. Hal ini dapat memungkinkan basil yang diinginkan sama dengan bila suatu infeksi alamiah terjadi, dan tanpa pengaruh berat seperti bila terinfeksi dengan penyakit itu sendiri.

Campak hanya akan menulari sekali dalam seumur hidup. Bisa terjadi pada anak-anak yang masih kecil maupun yang sudah besar. Bila daya tahan tubuh kuat, bisa saja anak tidak terkena campak sama sekali.

Penyebab Campak

Penyebab penyakit campak adalah virus campak atau morbili. Pada awalnya penyakit campak agak sulit untuk dideteksi. Namun, secara garis besar penyakit campak bisa dibagi menjadi 3 fase.

  • Fase pertama disebut masa inkubasi yang berlangsung sekitar 10-12 hari. Pada fase ini, anak sudah mulai terkena infeksi tapi pada dirinya belum tampak gejala apa pun. Bercak-bercak merah yang merupakan ciri khas campak belum keluar.
  • Pada fase kedua (fase prodormal) barulah timbul gejala yang mirip penyakit flu, seperti batuk, pilek, dan demam. Mata tampak kemerah-merahan dan berair. Bila melihat sesuatu, mata akan silau (photo phobia). Di sebelah dalam mulut muncul bintik-bintik putih yang akan bertahan 3-4 hari. Terkadang anak juga mengalami diare. Satu-dua hari kemudian timbul demam tinggi yang turun naik, berkisar 38- 40,50c.
  • Fase ketiga ditandai dengan keluarnya bercak merah seiring dengan demam tinggi yang terjadi. Namun, bercak tak langsung muncul di seluruh tubuh, melainkan bertahap dan merambat. Bermula dari belakang kuping, leher, dada, muka, tangan dan kaki. Warnanya pun khas; merah dengan ukuran yang tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil.

Bercak-bercak merah ini dalam bahasa kedokterannya disebut makulopapuler. Biasanya bercak memenuhi seluruh tubuh dalam waktu sekitar satu minggu. Namun, ini pun tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing anak. Bila daya tahan tubuhnya baik maka bercak merahnya tak terlalu menyebar dan tak terlalu penuh. Umumnya jika bercak merahnya sudah keluar, demam akan turun dengan sendirinya. Bercak merah pun makin lama menjadi kehitaman dan bersisik (hiperpigmentasi), lalu rontok atau sembuh dengan sendirinya. Periode ini merupakan masa penyembuhan yang butuh waktu sampai 2 minggu.

Cara Penularan

Yang patut diwaspadai, penularan penyakit campak  berlangsung sangat cepat melalui perantara udara atau semburan ludah (droplet) yang terisap lewat hidung atau mulut. Penularan terjadi pada masa fase kedua hingga 1-2 hari setelah bercak merah timbul. Sayangnya, masih ada anggapan yang salah dalam masyarakat akan penyakit campak. Misalnya, bila satu anggota keluarga terkena campak , maka anggota keluarga lain sengaja ditulari agar sekalian repot. Alasannya, bukankah campak  hanya terjadi sekali seumur hidup? Jadi kalau waktu kecil sudah pernah , setelah itu akan aman selamanya. Ini jelas pendapat yang tidak benar karena penyakit bukanlah untuk ditularkan. Apalagi dampak campak cukup berbahaya.





Anggapan lain yang patut diluruskan, yaitu bahwa bercak merah pada campak harus keluar semua karena kalau tidak malah akan membahayakan penderita. Yang benar, justru jumlah bercak menandakan ringan-beratnya . Semakin banyak jumlahnya berarti semakin berat penyakitnya. Dokter justru akan mengusahakan agar  pada anak tidak menjadi semakin parah atau bercak merahnya tidak sampai muncul di sekujur tubuh. Selain itu, masih banyak orang tua yang memperlakukan anak  secara salah. Salah satunya, anak tidak dimandikan. Dikhawatirkan, keringat yang melekat pada tubuh anak menimbulkan rasa lengket dan gatal yang mendorongnya menggaruk kulit dengan tangan yang tidak bersih sehingga terjadi infeksi berupa bisul-bisul kecil bernanah. Sebaliknya, dengan mandi anak akan merasa nyaman.

Pengobatan Gejala

Pengobatan campak dilakukan dengan mengobati gejala yang timbul. Demam yang terjadi akan ditangani dengan obat penurun demam. Jika anak mengalami diare maka diberi obat untuk mengatasi diarenya. Batuk akan diatasi dengan mengobati batuknya. Dokter pun akan menyiapkan obat anti kejang bila anak punya bakat kejang.
Intinya, segala gejala yang muncul harus diobati karena jika tidak, maka campak bisa berbahaya. Dampaknya bisa bermacam-macam, bahkan bisa terjadi komplikasi. Perlu diketahui, penyakit campak dikategorikan sebagai penyakit campak ringan dan yang berat. Disebut ringan, bila setelah 1-2 hari pengobatan, gejala-gejala yang timbul membaik. Disebut berat bila pengobatan yang diberikan sudah tak mempan karena mungkin sudah ada komplikasi.

Komplikasi dapat terjadi karena virus campak menyebar melalui aliran darah ke jaringan tubuh lainnya. Yang paling sering menimbulkan kematian pada anak adalah kompilkasi radang paru-paru (broncho pneumonia) dan radang otak (ensefalitis). Komplikasi ini bisa terjadi cepat selama berlangsung penyakitnya.





Gejala ensefalitis yaitu kejang satu kali atau berulang, kesadaran anak menurun, dan panasnya susah turun karena sudah terjadi infeksi “tumpangan” yang sampai ke otak. Lain halnya, komplikasi radang paru-paru ditandai dengan batuk berdahak, pilek, dan sesak napas. Jadi, kematian yang ditimbulkan biasanya bukan karena penyakit campak itu sendiri, melainkan karena komplikasi. Umumnya campak yang berat terjadi pada anak yang kurang gizi.

Penanganan yang benar

Anjuran :

  • Bila  campaknya ringan, anak cukup dirawat di rumah. Kalau campaknya berat atau sampai terjadi komplikasi maka harus dirawat di rumah sakit.
  • Anak  perlu dirawat di tempat tersendiri agar tidak menularkan penyakitnya kepada yang lain. Apalagi bila ada bayi di rumah yang belum mendapat imunisasi .
  • Beri penderita asupan makanan bergizi seimbang dan  cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Makanannya harus mudah dicerna, karena anak campak rentan terjangkit infeksi lain, seperti radang tenggorokan, flu, atau lainnya. Masa rentan ini masih berlangsung sebulan setelah sembuh karena daya tahan tubuh penderita yang masih lemah.
  • Lakukan pengobatan yang tepat dengan berkonsultasi pada  dokter.
  • Jaga kebersihan tubuh anak dengan tetap memandikannya.
  • Anak  perlu beristirahat yang cukup.

Popularity: 22% [?]

Demam Berdarah: Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

Demam Berdarah: Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

Penyakit DBD disebabkan oleh Virus Dengue dengan tipe DEN 1, DEN 2, DEN 3 dan DEN 4. Virus tersebut termasuk dalam group B Arthropod borne viruses (arboviruses). Keempat type virus tersebut telah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia antara lain Jakarta dan Yogyakarta. Virus yang banyak berkembang di masyarakat adalah virus dengue dengan tipe satu dan tiga.

Gejala

Gejala pada penyakit demam berdarah diawali dengan:

  1. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 ºC- 40 ºC)
  2. Manifestasi pendarahan, dengan bentuk : uji tourniquet positif puspura pendarahan, konjungtiva, epitaksis, melena, dsb.
  3. Hepatomegali (pembesaran hati).
  4. Syok, tekanan nadi menurun menjadi 20 mmHg atau kurang, tekanan sistolik sampai 80 mmHg atau lebih rendah.
  5. Trombositopeni, pada hari ke 3 – 7 ditemukan penurunan trombosit sampai 100.000 /mm³.
  6. Hemokonsentrasi, meningkatnya nilai Hematokrit.
  7. Gejala-gejala klinik lainnya yang dapat menyertai: anoreksia, lemah, mual, muntah, sakit perut, diare kejang dan sakit kepala.
  8. Mimisan dan pendarahan gusi.
  9. Rasa sakit pada otot dan persendian, timbul bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.

Masa Inkubasi

Masa inkubasi terjadi selama 4-6 hari.

Penularan

Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti / Aedes albopictus betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. Nyamuk Aedes aegypti berasal dari Brazil dan Ethiopia dan sering menggigit manusia pada waktu pagi dan siang.





Orang yang beresiko terkena demam berdarah adalah anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun, dan sebagian besar tinggal di lingkungan lembab, serta daerah pinggiran kumuh. Penyakit DBD sering terjadi di daerah tropis, dan muncul pada musim penghujan. Virus ini kemungkinan muncul akibat pengaruh musim/alam serta perilaku manusia.

Pencegahan

Pencegahan penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian vektornya, yaitu nyamuk Aedes aegypti. Pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat, yaitu:

1. Lingkungan

Metode lingkungan untuk mengendalikan nyamuk tersebut antara lain dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pengelolaan sampah padat, modifikasi tempat perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia, dan perbaikan desain rumah. Sebagai contoh:

  • Menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu.
  • Mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali.
  • Menutup dengan rapat tempat penampungan air.
  • Mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah dan lain sebagainya.

2. Biologis

Pengendalian biologis antara lain dengan menggunakan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang), dan bakteri (Bt.H-14).

3. Kimiawi

Cara pengendalian ini antara lain dengan:

  • Pengasapan/fogging (dengan menggunakan malathion dan fenthion), berguna untuk mengurangi kemungkinan penularan sampai batas waktu tertentu.
  • Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air seperti, gentong air, vas bunga, kolam, dan lain-lain.

Cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD adalah dengan mengkombinasikan cara-cara di atas, yang disebut dengan 3M Plus, yaitu menutup, menguras, menimbun. Selain itu juga melakukan beberapa plus seperti memelihara ikan pemakan jentik, menabur larvasida, menggunakan kelambu pada waktu tidur, memasang kasa, menyemprot dengan insektisida, menggunakan repellent, memasang obat nyamuk, memeriksa jentik berkala, dll sesuai dengan kondisi setempat.

Pengobatan

Pengobatan penderita Demam Berdarah adalah dengan cara:

  • Penggantian cairan tubuh.
  • Penderita diberi minum sebanyak 1,5 liter – 2 liter dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).
  • Gastroenteritis oral solution/kristal diare yaitu garam elektrolit (oralit), kalau perlu 1 sendok makan setiap 3-5 menit.

Popularity: 18% [?]

Cara Meningkatkan Kualitas ASI

Cara Meningkatkan Kualitas ASI

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan bayi paling baik hingga bayi berusia 6 bulan. Kandungan kompleks pada ASI yang relatif mudah dicerna dan sangat dibutuhkan bayi, tak tergantikan oleh susu formula mana pun.

“Ingat, kualitas ASI juga bisa menurun bila status gizi ibu memburuk. Jika ini terus berlanjut, bisa-bisa kebutuhan gizi anak tak dapat terpenuhi secara maksimal,” papar Dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, SpA, MARS, Ketua Satgas ASI PP IDAI (Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia). Nah, untuk meningkatkan kualitas ASI, berikut sejumlah kiat dari Partiwi untuk para ibu.

Makan Seimbang
Konsumsi makanan sehari-hari dengan kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang berimbang. Ingat, jumlah makanan yang harus dikonsumsi ibu menyusui memang lebih banyak daripada biasanya. Pada 3 bulan pertama, dibutuhkan sekitar 500 kalori lebih banyak dari biasanya. Sedangkan usia kandungan di atas 3 bulan, sekitar 700 kalori lebih banyak dari biasanya.





Tetap Olahraga
Lakukan olahraga secara rutin dengan tujuan relaksasi agar suasana hati jadi bahagia. Olahraga bisa berupa aktivitas ringan dan berkala dengan durasi secukupnya, seperti jalan sehat atau aerobik. Suasana emosi yang bahagia akan meningkatkan hormon yang menunjang produksi ASI.

Konsumsi Kalsium dan Zat Besi
ASI merupakan sumber kalsium yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas tulang anak. Bila ibu menyusui merasakan keluhan nyeri pada tulang, sebaiknya segera tingkatkan asupan kalsium. Caranya dengan mengonsumsi makanan sumber kalsium, seperti ikan dan minum susu khusus ibu menyusui yang mengandung DHA, asam folat, kalsium, vitamin, zat besi, dan prebiotik FOS. Bila perlu, konsumsi pula suplemen yang mengandung kalsium.

Banyak Sayur dan Buah
Konsumsi lebih banyak sayuran hijau untuk meningkatkan asupan zat besi untuk menangkal anemia pada ibu dan bayi. Konsumsi lebih banyak buah sebagai anti-oksidan agar ibu tak mudah sakit.

Istirahat Cukup
Upayakan istirahat cukup untuk menekan stres yang akan menghambat produksi ASI. Pada 4-8 minggu pertama, biasanya ibu perlu begadang untuk menyusui. Sesuaikan saja waktu tidur ibu dengan waktu tidur bayi, dan istirahat 7-8 sehari.

(kompas.com)

Popularity: 20% [?]

Penyebab, Gejala & Pengobatan Penyakit Wasir atau Ambeien

Penyebab, Gejala & Pengobatan Penyakit Wasir atau Ambeien

Arti Definisi Pengertian Wasir atau Ambeien

Wasir atau ambeien, atau biasa juga disebut Hemoroid adalah suatu penyakit yang terjadi pada anus di mana bibir anus mengalami bengkak yang kadang disertai pendarahan. Penyakit wasir ini tidak hanya memberikan rasa sakit kepada pada penderitanya, tetapi juga memberikan rasa minder dan malu karena mengidap penyakit ini.

Pada penderita wasir umumnya sulit untuk duduk dan buang air besar karena terasa sakit apabila bibir anus atau sphinchter anus mendapat tekanan. Pada penderita wasir parah terkadang sulit diobati sehingga bisa diberi tindakan operasi pengangkatan wasir yang bisa memberi efek samping yang terkadang tidak baik. Oleh sebab itu wasir perlu diwaspadai dan ditangani dengan baik agar mudah diobati.

Jangan acuhkan dan remehkan penyakit wasir yang anda derita karena anda bisa dibuat menderita seumur hidup oleh wasir yang tidak ditanggulangi dengan baik sampai ke akar-akarnya.

Jenis-Jenis Penyakit Wasir

Ada dua macam penyakit wasir, yaitu wasir dalam dan wasir luar. Pada wasir dalam terdapat pembuluh darah pada anus yang ditutupi oleh selaput lendir yang basah. Jika tidak ditangani bisa terlihat muncul menonjol ke luar seperti wasir luar.





Gejala wasir dalam adalah suka ada darah yang keluar dari anus saat bab / buang air besar. Jika sudah parah bisa menonjol keluar dan terus membesar sebesar bola tenis sehingga harus diambil tindakan operasi untuk membuang wasir.

Wasir luar merupakan varises di bawah otot yang umumnya berhubungan dengan kulit. Biasanya wasir ini terlihat tonjolan bengkak kebiruan pada pinggir anus yang terasa sakit dan gatal.

Hal-hal Yang Menyebabkan Wasir

Wasir dapat diakibatkan oleh hal-hal berikut di bawah ini sehingga perlu diwaspadai dan dihindari :

  1. Terlalu banyak duduk
  2. Diare menahun
  3. Kehamilan ibu hamil yang diakibatkan perubahan hormon
  4. Keturunan penderita wasir
  5. Hubungan seks yang tidak lazim
  6. Penyakit yang membuat mengejan penderita
  7. Sembelit / konstipasi / obsitpasi menahun
  8. Penekanan kembali aliran darah vena, dll.

Ciri atau Gejala Penyakit Wasir

Sebelum parah sebaiknya kita mengenal seperti apa penyakit wasir ada awal mulanya sehingga kita bisa obati sedini mungkin. Biasanya penderita akan mengalami pendarahan dubur dengan warna darah merah muda yang menetes atau mengalir lewat lubang dubur / anus. Penderita juga akan merasa ada ganjalan pada anus ketika bab sehingga penderita akan ngeden / mengejan yang bisa memperparah wasirnya. Selain itu biasanya anus akan terasa gatal akibat virus dan bakteri yang membuat infeksi.

Mengatasi, Mengobati & Menyembuhkan Wasir

  1. Jalankan pola hidup sehat
  2. Olah raga secara teratur
  3. Makan makanan berserat
  4. Hindari terlalu banyak duduk atau nongkrong di wc / toilet
  5. Jangan merokok, minum minuman keras, narkoba, dll
  6. Jangan melakukan aktivitas hubungan seks yang tidak wajar
  7. Minum air yang cukup
  8. Jangan menahan kencing dan berak
  9. Jangan suka menggosok dan menggaruk dubur berlebihan
  10. Jangan mengejan / mengeden / ngeden berlebihan
  11. Jika tidak ingin pup / bab jangan dipaksa
  12. Duduk berendam pada air yang hangat
  13. Minum obat sesuai anjuran dokter

(organisasi.org)

Popularity: 26% [?]

Kesemutan Adalah Gejala Diabetes?

Kesemutan Adalah Gejala Diabetes?

Kesemutan ini juga muncul lebih sering pada diabetesi yang mengalami masalah dalam mengontrol glukosa darah. Sama halnya dengan mereka yang memiliki kadar lemak dalam darah dan tekanan darah tinggi serta yang mengalami kelebihan berat badan.

Kontrol Gula Darah

Kesemutan pada diabetesi terjadi karena adanya gangguan di pembuluh darah kapiler yang kecil-kecil atau kerusakan pada pembuluh darah tepi.

Untuk mengatasi kesemutan, hal pertama yang mesti dilakukan adalah mengontrol gula darah. Vitamin khusus untuk saraf, yaitu obat turunan vitamin B.

Setiap gejala kesemutan harus segera ditangani dengan benar. Bila kesemutan terkait dengan penyakit tertentu, cara mengatasinya adalah dengan mengelola penyakitnya.





Pada diabetes misalnya, pengendalian kadar gula darah dalam batas normal dapat mencegah perburukan gejala. Pengendalian gula darah dapat dilakukan dengan konsumsi obat secara teratur dan diet.

Kesemutan dapat diminimalisasi dengan pemberian obat yang bisa merangsang perbaikan serabut saraf yang rusak dengan metilkolbalamin yang diresepkan dokter. Sirkulasi darah harus diperlancar dengan rutin olahraga dan mengasup makanan sehat, serta tidak merokok.

Kesemutan Dan Neuropati

Kesemutan atau paresthesia dalam istilah medis merupakan sensasi spontan yang abnormal pada daerah persarafan tertentu. Secara normal, manusia bisa merasakan sensasi tertentu setelah ada rangsangan atau stimulus yang sesuai. Contohnya, merasa, meraba, menyentuh, menekan, nyeri, dan sebagainya.

Sensasi tersebut baru muncul bila ada stimulus. Dan sensasinya, tentu saja, harus sesuai dengan stimulusnya. Jadi kalau kita diraba, ya kita akan merasakan sensasi diraba.

Sementara pada paresthesia, sensasinya muncul spontan tanpa ada stimulus. Bisa berupa rasa panas seperti terbakar, tidak enak, kesemutan, seperti ditusuk-tusuk.
Paresthesia atau kesemutan adalah terminologi untuk suatu gejala dan bukan diagnosis penyakit. Itu sebabnya, gejala paresthesia bisa dijumpai pada berbagai penyakit yang mengenai saraf, terutama saraf di bagian perifer.

Berbagai Penyebab

Sebagai gambaran, sistem saraf manusia terbagi atas saraf sentral (otak dan sumsum tulang) dan perifer, yaitu serabut saraf yang keluar dari sentral menuju organ-organ yang perlu dipersarafi seperti kulit, otot, organ dalam perut, jantung, dan sebagainya. Jadi mirip komputer yang memiliki unit pemrosesan sentral (CPU) dan tersambung dengan kabel konektor.

Gejala antara paresthesia dan neuropati sangat berbeda. Pada neuropati, kesemutan yang muncul sangat khas. Biasanya di telapak kaki kemudian telapak tangan serta simetris kanan dan kiri.

Pada kelainan di sumsum tulang atau otak, daerah yang mengalami kesemutan sangat bervariasi, tergantung lokasi saraf yang terkena. Pada kasus neuropati yang lebih berat, kesemutan bisa diikuti rasa nyeri atau gangguan gerak pada tangan dan kaki. (kabarinews)

Popularity: 3% [?]

Bahaya Aborsi

Bahaya Aborsi

Aborsi memiliki resiko yang tinggi terhadap kesehatan maupun keselamatan seorang wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa jika seseorang melakukan aborsi ia “tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang”.
Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita, terutama mereka yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi.

Ada 2 macam resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi:

  1. Resiko kesehatan dan keselamatan secara fisik
  2. Resiko gangguan psikologis

Resiko kesehatan dan keselamatan fisik
Pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd yaitu:

  • Kematian mendadak karena pendarahan hebat
  • Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
  • Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
  • Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
  • Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya
  • Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
  • Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
  • Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
  • Kanker hati (Liver Cancer)
  • Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
  • Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
  • Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
  • Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)

Resiko kesehatan mental
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita.

Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Gejala-gejala ini dicatat dalam “Psychological Reactions Reported After Abortion” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review (1994).

Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:

  • Kehilangan harga diri (82%)
  • Berteriak-teriak histeris (51%)
  • Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
  • Ingin melakukan bunuh diri (28%)
  • Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
  • Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

Diluar hal-hal tersebut diatas para wanita yang melakukan aborsi akan dipenuhi perasaan bersalah yang tidak hilang selama bertahun-tahun dalam hidupnya.

Popularity: 24% [?]

Tanda-Tanda Kehamilan

Tanda-Tanda Kehamilan

Bagi pasangan yang baru menikah, biasanya sangat menunggu kehadiran buah hati. Namun tidak semua bisa langsung mendapatkannya. Beruntung apabila bisa langsung hamil. Untuk yang belum tahu tanda-tanda kehamilan, bisa baca dibawah ini:

1. Tidak datang haid (Amenorrhoea)

Apabila siklus haid ibu teratur lalu tidak datang pada waktu/tanggalnya, ada kemungkinan ibu HAMIL. Tetapi sebaiknya ditunggu kurang lebih seminggu sebelum ke dokter kandungan untuk diperiksa. Bisa juga haid datang terlambat karena stress atau makan obat-obatan tertentu.

2. Mual dan Muntah

Hampir separuh ibu hamil mengalami mual dan muntah atau pusing. Mual biasanya terjadi di pagi hari. Namun mual dan muntah terjadi sekitar 2 minggu setelah haid terlambat datang.

3. Rasa kesemutan atau berdenyut pada payudara

Biasanya menjelang haid, payudara dirasakan lebih memadat. Apabila ibu hamil, gejalanya akan menetap dan kadang berdenyut pada puting seperti kesemutan. Apabila kehamilan semakin membesar, payudara makin padat dan puting semakin besar dan lebih gelap.

Perubahan ini disebabkan oleh hormon estrogen dan progesteron yang dihasilkan oleh plasenta.

4. Sering Kencing

Ginjal bekerja berlebihan pada awal kehamilan, sehingga ibu akan sering ke toilet untuk kencing.

5. Ngidam

Ada beberapa ibu akan mengidam makanan tertentu pada awal kehamilannya dan bulan-bulan berikutnya.

Demikian ibu, 5 tanda-tanda diatas hanya sebagai pedoman secara umum untuk mengetahui kehamilan secara cepat. Untuk lebih memastikan bisa digunakan -alat tes kehamilan yang sangat mudah didapat dan digunakan.

Jika hasil tes dirumah positif (+), bisa langsung ke dokter kandungan terdekat untuk konfirmasi kehamilan.

Bagi ibu-ibu yang mengalami tanda-tanda selain 5 tanda diatas, silahkan berbagi cerita disini.
Semoga bisa bermanfaat. (infoibuhamil)

Popularity: 31% [?]

Mengenal Viagra

Mengenal Viagra

Pil biru berbentuk diamond ini telah dianggap sebagai obat yang paling manjur untuk mengobati pria yang menderita impotensi atau disfungsi ereksi. Sexual Dysfunctional Association akan menjelaskan bagaimana cara kerjanya dan siapa yang bisa dibantu oleh pil ini.

Popularity: 23% [?]

Seputar Mimisan dan Tips Pencegahannya

Seputar Mimisan dan Tips Pencegahannya

mimisan dan tips pencegahannya

Waspadai jika mimisan disertai gejala lain seperti demam dan sakit kepala.

Simaklah penjelasan dr. Najib Advani, Sp.A (K) M.Med.Paed., dalam bentuk tanya jawab berikut.

Popularity: 81% [?]

Mengenali Gejala Hemofilia

Mengenali Gejala Hemofilia

Anak Anda sering mengalami perdarahan yang disertai nyeri, terutama di bagian sendi dan otot? Apakah sendi dan otot itu terlihat bengkak, nyeri bila disentuh dan digerakkan? Jika Anda menjawab ya atas pertanyaan-pertanyaan itu, maka Anda layak bersikap waspada. Jangan anggap remeh gejala-gejala pada anak Anda itu. Sebab, boleh jadi, ia menderita hemofilia.

Popularity: 33% [?]

Anak Flu Jangan Diberi Antibiotik

Anak Flu Jangan Diberi Antibiotik

anak-flu-jangan-diberi-antibiotik

Jika bayi dan balita menderita flu, jangan diberi antibiotik. Karena flu akan sembuh dengan sendirinya, sementara antibiotik hanya memberi efek plasebo (bohongan). Antibiotik itu tidak mempercepat, apalagi melumpuhkan, virus flu.

Masih kerap terjadi dokter dengan mudahnya meresepkan antibiotik untuk bayi dan balita yang hanya sakit flu karena virus. Memang gejala yang menyertai flu kadang membuat orangtua panik, seperti demam, batuk, dan pilek. Oleh sebab itu, tak sedikit orangtua yang malah mendesak dokter memberikan antibiotik yang dianggap sebagai “obat dewa”.

Popularity: 40% [?]

Talasemia (Thalassemia)

Talasemia (Thalassemia)

talasemia - thalassemia

Talasemia adalah penyakit yang diturunkan, yang berasal dari pasangan yang membawa sifat talasemia. Dalam hal ini kemungkinan yang terjadi pada anak yang dilahirkan adalah 25% talasemia mayor, 50% carrier (pembawa sifat) dan 25% sehat. Maksudnya, dalam setiap kehamilan dari pasangan tersebut terdapat kemungkinan satu berbanding empat bagi anak mereka untuk menderita talasemia mayor, dua banding empat kemungkinan anak membawa gen talasemia (carrier) dan satu banding empat kemungkinan anak berdarah normal dan tumbuh sehat.

Popularity: 59% [?]

Makanan Bayi (bagian 2)

Makanan Bayi (bagian 2)

Keju

Keju merupakan olahan dari susu dan termasuk dairy product yang dapat diberikan kepada bayi mulai usia 7 atau 8 bulan. Kandungannya tidak berbeda jauh dari susu ternak, yakni protein, lemak, vitamin, dan mineral. Olahan keju bisa dicampurkan ke dalam porsi makanan bayi bisa dengan cara diparut. Baik untuk menambahkan rasa gurih yang bermanfaat pada makanan bayi. Gunakan secukupnya atau kira-kira seukuran dadu dengan panjang, lebar, dan tinggi 1/2 ukuran kartu domino.

Popularity: 29% [?]

Makanan Bayi (bagian 1)

Makanan Bayi (bagian 1)

Setelah si kecil mulai mendapat MPASI, begitu banyak ragam bahan makanan yang bisa diberikan. Berikut ini adalah makanan yang biasa diberikan kepada bayi.

Oatmeal/bubur gandum untuk bayi

Bubur gandum/oatmeal merupakan sumber karbohidrat. Makanan yang mengandung serat, fitokemikal, vitamin, mineral, protein dan juga rendah lemak ini baik untuk kesehatan, termasuk kesehatan bayi. Kandungan seratnya baik untuk pencernaan karena mencegah konstipasi/sembelit dan sifat seratnya yang larut dalam air akan menurunkan kadar kolesterol, serta mampu “mengatur” penyerapan karbohidrat yang baik untuk penderita diabetes. Bahkan oatmeal mengandung substansi untuk mencegah kanker. Oatmeal juga membuat lambung terasa penuh untuk jangka waktu cukup panjang.

Popularity: 26% [?]

Bayi Anda Kuning?

Bayi Anda Kuning?

Coba perhatikan, dokter biasanya menyarankan Anda dan bayi setidaknya menginap di rumah sakit hingga hari keempat atau kelima pasca kelahiran. Tak lain, dokter ingin melihat apakah bayi Anda kuning (jaundice) atau tidak.

Sakit kuning memang kerap kita dengar terjadi pada bayi. Bayi dikatakan terkena jaundice, terlihat pada kulit atau matanya, akibat peningkatan kadar bilirubin di dalam darah penderita.

Bilirubin adalah suatu hasil pemecahan sel darah merah (eritrosit). Eritrosit hidup selama 120 hari di dalam tubuh kita, setelah itu eritrosit akan pecah. Pada keadaan normal bilirubin tersebut akan berikatan dengan protein (albumin) dan dibawa ke hati untuk dikonjugasikan/digabungkan dengan enzim hati untuk menghilangkan efek racunnya.

Popularity: 22% [?]

Obat Cacing Untuk Anak

Obat Cacing Untuk Anak

Cacingan, salah satu penyakit tergolong tinggi kejadiannya di Indonesia. Penyebabnya hewan parasit berukuran mikro yang mengambil makanan dari usus yang berisi banyak sari makanan. Cacing masuk ke tubuh dalam fase larva merupakan penyakit endemis dan kronis yang bisa meningkat tajam pada waktu musim hujan dan banjir.

Popularity: 24% [?]

Asam Lemak Omega-3 Untuk Kecerdasan (bagian 3)

Asam Lemak Omega-3 Untuk Kecerdasan (bagian 3)

Bersikap positif

Sejak prakonsepsi atau sejak pasutri merencanakan ingin punya anak, peranan ibu sangat penting dalam menentukan kesehatan serta kecerdasan anak yang akan dilahirkan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah aspek gizi, kesehatan, dan agama.

Popularity: 27% [?]

Asam Lemak Omega-3 Untuk Kecerdasan (bagian 2)

Asam Lemak Omega-3 Untuk Kecerdasan (bagian 2)

Mencegah penyakit

Asam lemak omega-3 EPA dilaporkan berperan pula dalam mencegah penyakit degeneratif sejak janin dan pada saat dewasa. Pada saat janin dalam kandungan, EPA sangat diperlukan dalam pembentukan sel-sel pembuluh darah dan jantung. Sementara pada saat dewasa ia berfungsi menyehatkan darah, mekanisme kerja pembuluhnya dan kerja kantung pengatur sirkulasinya. Sebab itu akibat kekurangan omega-3 EPA, bisa berisiko menderita penyakit pembuluh darah dan jantung.

Popularity: 27% [?]

Asam Lemak Omega-3 Untuk Kecerdasan (bagian 1)

Asam Lemak Omega-3 Untuk Kecerdasan (bagian 1)

asam-lemak-omega-3-untuk-kecerdasanAsam lemak omega-3 belakangan mendapat perhatian besar dari para ahli kesehatan. Zat gizi itu ternyata berperan vital dalam mendukung kesehatan serta mencegah munculnya penyakit degeneratif. Penelitian terbaru bahkan menunjukkan, peran omega-3 sejak dari janin dalam kandungan diperlukan pada proses tumbuh sel-sel otak dan kecerdasan anak.

Bicara soal kesehatan tubuh dan kecerdasan otak seseorang, tentu tidak terlepas dari awal pembentukan berbagai alat dan organ vital janin sejak dalam kandungan ibunya.

Popularity: 30% [?]

Kandungan Gizi Minyak Ikan

Kandungan Gizi Minyak Ikan

Jenis minyak yang satu ini bukan untuk menggoreng tempe atau kerupuk. Minyak ikan sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Ya, walaupun tergolong keluarga minyak-minyakan, minyak ikan bukan untuk menggoreng namun merupakan “makanan” tambahan sumber zat gizi. Bahkan, minyak ikan termasuk bahan makanan sumber lemak yang rendah kolesterol, sehingga para ahli gizi dan kesehatan sepakat untuk memberikan label “aman” untuk dikonsumsi oleh bayi, balita, maupun orang dewasa.

Popularity: 41% [?]

Madu dan gizi balita

Madu dan gizi balita

madu-dan-gizi-balitaBalita Anda susah makan? Sebelum menderita kurang gizi, beri dia madu setiap hari. Dari penelitian terbukti, madu bisa menambah nafsu makan, menurunkan tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek, di samping itu lengkap kandungan gizinya.

Memberi makan anak-anak usia di bawah lima tahun (balita) memang gampang-gampang susah. Kalau si anak punya nafsu makan tinggi, orang tua tidak bakal repot. Diberi makan apa saja balita itu akan menyantapnya dengan lahap. Sebaliknya, anak balita yang bernafsu makan rendah atau susah makan, membuat orang tua sering kewalahan, bahkan hampir kehilangan akal untuk membujuknya makan.

Popularity: 35% [?]

Imunisasi, MMR dan Autisme

Imunisasi, MMR dan Autisme

Pada tanggal 3 Oktober 1999, Cable News Network (CNN) menayangkan acara yang menampilkan orang tua dari Liam Reynolds (3 tahun) yang menyatakan bahwa anaknya menderita autisme 2 minggu setelah mendapat imunisasi vaksin MMR (vaksin untuk campak, gondongan, dan campak Jerman). Program tersebut juga menayangkan ulasan dokter Stephanie Cave dari Louisiana, seorang spesialis yang menangani autisme dengan diet dan suplemen nutrisi.

Popularity: 34% [?]

Down Syndrome

Down Syndrome

Down Syndrome / sindrom down merupakan kelainan kromosom yakni terbentuknya kromosom 21 (trisomy 21) akibat kegagalan sepasang kromosom untuk saling memisahkan diri saat terjadi pembelahan.

Kelainan yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental anak ini pertama kali dikenal pada tahun 1866 oleh Dr. John Longdon Down. Karena ciri-ciri yang tampak aneh seperti tinggi badan yang relative pendek, kepala mengecil, hidung yang datar menyerupai orang Mongolia maka sering juga dikenal dengan Mongoloid.

Popularity: 30% [?]

Mengenal Autisme

Mengenal Autisme

Autism - www.sulastowo.com

Secara garis besar, Autisme, adalah gangguan perkembangan khususnya terjadi pada masa anak-anak, yang membuat seseorang tidak mampu mengadakan interaksi sosial dan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri. Pada anak-anak biasa disebut dengan Autisme Infantil.

Popularity: 18% [?]