Author Archive for admin

Cara Memandikan Bayi

Cara Memandikan Bayi

Tak sedikit ibu baru beranggapan bayi baru lahir masih ‘ringkih’. Mereka takut memandikan bayinya. Makin panik kalau bayinya menangis. Jika Ibu baru saja kehadiran buah hati untuk yang pertama kalinya, maka proses memandikan bayi pasti menyenangkan sekaligus menakutkan bagi Ibu.

Walaupun Ibu dibekali cara memandikan bayi ketika masih di rumah sakit, Ibu mungkin masih merasa was-was saat harus melakukannya sendiri di rumah. Banyak ibu lebih memilih memandikan bayi mereka dengan washlap pada minggu-minggu pertama. Setelah merasa lebih yakin, barulah mereka benar-benar memandikannya dengan bak mandi. Tidak masalah bila Ibu hanya menggunakan washlap. Lakukan cara ini di ruangan yang hangat dan alasi bayi dengan handuk untuk mengeringkannya.

Perlengkapan Mandi Bayi yang Harus Anda Siapkan

  • Bak mandi bayi (bila ada dilengkapi penyangga tubuh atau karet mandi agar bayi tidak mudah tergelincir). Letakkan ditempat yang nyaman sesuai suhu ruang dan tinggi yang tidak membuat Ibu sakit pinggang.
  • Perlak/alas kain
  • Termometer air
  • Washlap lembut atau spon mandi bayi
  • Handuk bayi
  • Perlengkapan untuk membersihkan tali pusar (perban, kapas, betadine, plester, cotton buds)
  • Perlengkapan untuk dipakai seusainya (baju bayi, popok, bedak, minyak talon, dll)

Meski baru pertama kali, ibu baru harus berani. Singkirkan perasaan khawatir. Bersikaplah tenang dan anggap memandikan bayi kegiatan yang menyenangkan. Supaya bayi tidak terjatuh, ibu boleh menggunakan alas perlak dan kain. Risiko tergelincir berkurang. Agar bayi tidak kemasukan air, posisi kepala lebih tinggi dari badan. Jangan menyiram muka bayi. Gunakan waslap saja.




Langkah-langkah Memandikan Bayi

  1. Taruh bayi di atas perlak, satu persatu lepaskan baju. Bersihkan lebih dulu jika si kecil ngompol atau pup. Seka dengan waslap yang telah dicelupkan air hangat. Mulai dari kepala, muka, lipatan leher, tangan, dada, lipatan ketiak, paha, kaki, terakhir yang paling kotor yaitu lipatan paha, area kelamin dan pantat.
  2. Sabuni bayi, dengan waslap yang ditetesi sabun, mulai dari atas ke bawah.
  3. Angkat bayi dengan cara menyelipkan tangan kiri di bawah tengkuknya (jika Anda tidak kidal), lalu pegang erat-erat ketiaknya. Tangan kanan memegang tubuhnya untuk dimasukkan ke dalam bak mandi. Pegang bagian punggung dan leher bayi dengan telapak tangan kiri, sementara ibu jari dan telunjuk menutup telinga kanan dan kiri bayi agar tak kemasukan air. Bilas dengan tangan kanan ketika membasuh seluruh tubuhnya, dimulai dari bagian kepala. Jangan lama-lama, agar bayi tak kedinginan. Untuk membersihkan punggungnya, balikkan tubuh bayi dengan cara sangga tubuhnya dan pegang erat ketiaknya dengan tangan kiri. Tangan kanan bisa mulai membilas bagian belakang.
  4. Setelah tak tersisa bekas busa sabun dan sampo, angkat bayi dan letakkan di atas handuk yang telah disiapkan. Tutup tubuh bayi dengan bagian handuk di sebelah kiri dan kanan, lalu keringkan kepalanya. Setelah itu keringkan seluruh tubuhnya, tangan dan kaki. Pastikan bagian lipatan seperti leher, paha, ketiak kering dari air. Pada bayi gemuk banyak terdapat lipatan.
  5. Pindahkan bayi ke susunan pakaiannya. Perhatikan tali pusatnya. Jika ada kotoran atau kerak di pinggiran atau bagian dalam pusar, bersihkan dengan cotton buds yang telah dibasahi alkohol 70 persen. Olesi perut dan punggung bayi dengan minyak telon. Boleh diberi bedak, walau tidak harus. Pada lipatan-lipatan boleh juga diberi krim. Setelah itu pakaikan popoknya, baru kemudian bajunya.
  6. Setelah bayi mengenakan baju, bersihkan mata, mulut dan telinga. Bersihkan kedua matanya dengan kapas yang telah direndam air matang, dari ujung mata ke arah hidung. Gunakan kapas yang berbeda untuk masing-masing mata. Bersihkan lubang hidung dan daun telinga dengan cotton buds. Jangan masukkan cotton buds ke dalam lubang telinga. Bersihkan bagian luar telinganya saja.
  7. Setelah semua selesai, bagian muka bayi boleh diberi bedak dengan cara mengusapnya. Kemudian bayi kita peluk supaya ada transfer rasa hangat dari badan ibu ke bayi.




Jika Ibu masih ragu, bidan atau dokter akan menunjukkan cara memandikan bayi yang paling cocok untuk Ibu. Begitu Ibu menguasainya, Ibu akan merasa percaya diri melakukannya.

Popularity: 5% [?]

Campak: Penyebab, Penularan, Gejala, dan Pengobatannya

Campak: Penyebab, Penularan, Gejala, dan Pengobatannya

Campak merupakan penyakit akut yang mudah sekali menular dan sering terjadi komplikasi yang serius. Hampir semua anak di bawah 5 tahun di negara berkembang akan terserang penyakit ini, sedangkan di negara maju biasanya menyerang anak usia remaja atau dewasa muda yang tidak terlindung oleh imunisasi.

Penyakit campak sebetulnya tidak berakibat fatal apabila menyerang anak-anak yang sehat dan bergizi baik. Tetapi apabila di negara di mana anak yang menderita kurang gizi sangat banyak, campak merupakan penyakit yang berakibat fatal.

Untuk itu sangat perlu diadakan tindakan pencegahan. Salah satu tindakan yang dinilai paling efektif adalah dengan cara imunisasi. Hal ini dapat memungkinkan basil yang diinginkan sama dengan bila suatu infeksi alamiah terjadi, dan tanpa pengaruh berat seperti bila terinfeksi dengan penyakit itu sendiri.

Campak hanya akan menulari sekali dalam seumur hidup. Bisa terjadi pada anak-anak yang masih kecil maupun yang sudah besar. Bila daya tahan tubuh kuat, bisa saja anak tidak terkena campak sama sekali.

Penyebab Campak

Penyebab penyakit campak adalah virus campak atau morbili. Pada awalnya penyakit campak agak sulit untuk dideteksi. Namun, secara garis besar penyakit campak bisa dibagi menjadi 3 fase.

  • Fase pertama disebut masa inkubasi yang berlangsung sekitar 10-12 hari. Pada fase ini, anak sudah mulai terkena infeksi tapi pada dirinya belum tampak gejala apa pun. Bercak-bercak merah yang merupakan ciri khas campak belum keluar.
  • Pada fase kedua (fase prodormal) barulah timbul gejala yang mirip penyakit flu, seperti batuk, pilek, dan demam. Mata tampak kemerah-merahan dan berair. Bila melihat sesuatu, mata akan silau (photo phobia). Di sebelah dalam mulut muncul bintik-bintik putih yang akan bertahan 3-4 hari. Terkadang anak juga mengalami diare. Satu-dua hari kemudian timbul demam tinggi yang turun naik, berkisar 38- 40,50c.
  • Fase ketiga ditandai dengan keluarnya bercak merah seiring dengan demam tinggi yang terjadi. Namun, bercak tak langsung muncul di seluruh tubuh, melainkan bertahap dan merambat. Bermula dari belakang kuping, leher, dada, muka, tangan dan kaki. Warnanya pun khas; merah dengan ukuran yang tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil.

Bercak-bercak merah ini dalam bahasa kedokterannya disebut makulopapuler. Biasanya bercak memenuhi seluruh tubuh dalam waktu sekitar satu minggu. Namun, ini pun tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing anak. Bila daya tahan tubuhnya baik maka bercak merahnya tak terlalu menyebar dan tak terlalu penuh. Umumnya jika bercak merahnya sudah keluar, demam akan turun dengan sendirinya. Bercak merah pun makin lama menjadi kehitaman dan bersisik (hiperpigmentasi), lalu rontok atau sembuh dengan sendirinya. Periode ini merupakan masa penyembuhan yang butuh waktu sampai 2 minggu.

Cara Penularan

Yang patut diwaspadai, penularan penyakit campak  berlangsung sangat cepat melalui perantara udara atau semburan ludah (droplet) yang terisap lewat hidung atau mulut. Penularan terjadi pada masa fase kedua hingga 1-2 hari setelah bercak merah timbul. Sayangnya, masih ada anggapan yang salah dalam masyarakat akan penyakit campak. Misalnya, bila satu anggota keluarga terkena campak , maka anggota keluarga lain sengaja ditulari agar sekalian repot. Alasannya, bukankah campak  hanya terjadi sekali seumur hidup? Jadi kalau waktu kecil sudah pernah , setelah itu akan aman selamanya. Ini jelas pendapat yang tidak benar karena penyakit bukanlah untuk ditularkan. Apalagi dampak campak cukup berbahaya.





Anggapan lain yang patut diluruskan, yaitu bahwa bercak merah pada campak harus keluar semua karena kalau tidak malah akan membahayakan penderita. Yang benar, justru jumlah bercak menandakan ringan-beratnya . Semakin banyak jumlahnya berarti semakin berat penyakitnya. Dokter justru akan mengusahakan agar  pada anak tidak menjadi semakin parah atau bercak merahnya tidak sampai muncul di sekujur tubuh. Selain itu, masih banyak orang tua yang memperlakukan anak  secara salah. Salah satunya, anak tidak dimandikan. Dikhawatirkan, keringat yang melekat pada tubuh anak menimbulkan rasa lengket dan gatal yang mendorongnya menggaruk kulit dengan tangan yang tidak bersih sehingga terjadi infeksi berupa bisul-bisul kecil bernanah. Sebaliknya, dengan mandi anak akan merasa nyaman.

Pengobatan Gejala

Pengobatan campak dilakukan dengan mengobati gejala yang timbul. Demam yang terjadi akan ditangani dengan obat penurun demam. Jika anak mengalami diare maka diberi obat untuk mengatasi diarenya. Batuk akan diatasi dengan mengobati batuknya. Dokter pun akan menyiapkan obat anti kejang bila anak punya bakat kejang.
Intinya, segala gejala yang muncul harus diobati karena jika tidak, maka campak bisa berbahaya. Dampaknya bisa bermacam-macam, bahkan bisa terjadi komplikasi. Perlu diketahui, penyakit campak dikategorikan sebagai penyakit campak ringan dan yang berat. Disebut ringan, bila setelah 1-2 hari pengobatan, gejala-gejala yang timbul membaik. Disebut berat bila pengobatan yang diberikan sudah tak mempan karena mungkin sudah ada komplikasi.

Komplikasi dapat terjadi karena virus campak menyebar melalui aliran darah ke jaringan tubuh lainnya. Yang paling sering menimbulkan kematian pada anak adalah kompilkasi radang paru-paru (broncho pneumonia) dan radang otak (ensefalitis). Komplikasi ini bisa terjadi cepat selama berlangsung penyakitnya.





Gejala ensefalitis yaitu kejang satu kali atau berulang, kesadaran anak menurun, dan panasnya susah turun karena sudah terjadi infeksi “tumpangan” yang sampai ke otak. Lain halnya, komplikasi radang paru-paru ditandai dengan batuk berdahak, pilek, dan sesak napas. Jadi, kematian yang ditimbulkan biasanya bukan karena penyakit campak itu sendiri, melainkan karena komplikasi. Umumnya campak yang berat terjadi pada anak yang kurang gizi.

Penanganan yang benar

Anjuran :

  • Bila  campaknya ringan, anak cukup dirawat di rumah. Kalau campaknya berat atau sampai terjadi komplikasi maka harus dirawat di rumah sakit.
  • Anak  perlu dirawat di tempat tersendiri agar tidak menularkan penyakitnya kepada yang lain. Apalagi bila ada bayi di rumah yang belum mendapat imunisasi .
  • Beri penderita asupan makanan bergizi seimbang dan  cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Makanannya harus mudah dicerna, karena anak campak rentan terjangkit infeksi lain, seperti radang tenggorokan, flu, atau lainnya. Masa rentan ini masih berlangsung sebulan setelah sembuh karena daya tahan tubuh penderita yang masih lemah.
  • Lakukan pengobatan yang tepat dengan berkonsultasi pada  dokter.
  • Jaga kebersihan tubuh anak dengan tetap memandikannya.
  • Anak  perlu beristirahat yang cukup.

Popularity: 22% [?]

Demam Berdarah: Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

Demam Berdarah: Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

Penyakit DBD disebabkan oleh Virus Dengue dengan tipe DEN 1, DEN 2, DEN 3 dan DEN 4. Virus tersebut termasuk dalam group B Arthropod borne viruses (arboviruses). Keempat type virus tersebut telah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia antara lain Jakarta dan Yogyakarta. Virus yang banyak berkembang di masyarakat adalah virus dengue dengan tipe satu dan tiga.

Gejala

Gejala pada penyakit demam berdarah diawali dengan:

  1. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 ºC- 40 ºC)
  2. Manifestasi pendarahan, dengan bentuk : uji tourniquet positif puspura pendarahan, konjungtiva, epitaksis, melena, dsb.
  3. Hepatomegali (pembesaran hati).
  4. Syok, tekanan nadi menurun menjadi 20 mmHg atau kurang, tekanan sistolik sampai 80 mmHg atau lebih rendah.
  5. Trombositopeni, pada hari ke 3 – 7 ditemukan penurunan trombosit sampai 100.000 /mm³.
  6. Hemokonsentrasi, meningkatnya nilai Hematokrit.
  7. Gejala-gejala klinik lainnya yang dapat menyertai: anoreksia, lemah, mual, muntah, sakit perut, diare kejang dan sakit kepala.
  8. Mimisan dan pendarahan gusi.
  9. Rasa sakit pada otot dan persendian, timbul bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.

Masa Inkubasi

Masa inkubasi terjadi selama 4-6 hari.

Penularan

Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti / Aedes albopictus betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. Nyamuk Aedes aegypti berasal dari Brazil dan Ethiopia dan sering menggigit manusia pada waktu pagi dan siang.





Orang yang beresiko terkena demam berdarah adalah anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun, dan sebagian besar tinggal di lingkungan lembab, serta daerah pinggiran kumuh. Penyakit DBD sering terjadi di daerah tropis, dan muncul pada musim penghujan. Virus ini kemungkinan muncul akibat pengaruh musim/alam serta perilaku manusia.

Pencegahan

Pencegahan penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian vektornya, yaitu nyamuk Aedes aegypti. Pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat, yaitu:

1. Lingkungan

Metode lingkungan untuk mengendalikan nyamuk tersebut antara lain dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pengelolaan sampah padat, modifikasi tempat perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia, dan perbaikan desain rumah. Sebagai contoh:

  • Menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu.
  • Mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali.
  • Menutup dengan rapat tempat penampungan air.
  • Mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah dan lain sebagainya.

2. Biologis

Pengendalian biologis antara lain dengan menggunakan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang), dan bakteri (Bt.H-14).

3. Kimiawi

Cara pengendalian ini antara lain dengan:

  • Pengasapan/fogging (dengan menggunakan malathion dan fenthion), berguna untuk mengurangi kemungkinan penularan sampai batas waktu tertentu.
  • Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air seperti, gentong air, vas bunga, kolam, dan lain-lain.

Cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD adalah dengan mengkombinasikan cara-cara di atas, yang disebut dengan 3M Plus, yaitu menutup, menguras, menimbun. Selain itu juga melakukan beberapa plus seperti memelihara ikan pemakan jentik, menabur larvasida, menggunakan kelambu pada waktu tidur, memasang kasa, menyemprot dengan insektisida, menggunakan repellent, memasang obat nyamuk, memeriksa jentik berkala, dll sesuai dengan kondisi setempat.

Pengobatan

Pengobatan penderita Demam Berdarah adalah dengan cara:

  • Penggantian cairan tubuh.
  • Penderita diberi minum sebanyak 1,5 liter – 2 liter dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).
  • Gastroenteritis oral solution/kristal diare yaitu garam elektrolit (oralit), kalau perlu 1 sendok makan setiap 3-5 menit.

Popularity: 18% [?]

Cara Meningkatkan Kualitas ASI

Cara Meningkatkan Kualitas ASI

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan bayi paling baik hingga bayi berusia 6 bulan. Kandungan kompleks pada ASI yang relatif mudah dicerna dan sangat dibutuhkan bayi, tak tergantikan oleh susu formula mana pun.

“Ingat, kualitas ASI juga bisa menurun bila status gizi ibu memburuk. Jika ini terus berlanjut, bisa-bisa kebutuhan gizi anak tak dapat terpenuhi secara maksimal,” papar Dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, SpA, MARS, Ketua Satgas ASI PP IDAI (Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia). Nah, untuk meningkatkan kualitas ASI, berikut sejumlah kiat dari Partiwi untuk para ibu.

Makan Seimbang
Konsumsi makanan sehari-hari dengan kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang berimbang. Ingat, jumlah makanan yang harus dikonsumsi ibu menyusui memang lebih banyak daripada biasanya. Pada 3 bulan pertama, dibutuhkan sekitar 500 kalori lebih banyak dari biasanya. Sedangkan usia kandungan di atas 3 bulan, sekitar 700 kalori lebih banyak dari biasanya.





Tetap Olahraga
Lakukan olahraga secara rutin dengan tujuan relaksasi agar suasana hati jadi bahagia. Olahraga bisa berupa aktivitas ringan dan berkala dengan durasi secukupnya, seperti jalan sehat atau aerobik. Suasana emosi yang bahagia akan meningkatkan hormon yang menunjang produksi ASI.

Konsumsi Kalsium dan Zat Besi
ASI merupakan sumber kalsium yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas tulang anak. Bila ibu menyusui merasakan keluhan nyeri pada tulang, sebaiknya segera tingkatkan asupan kalsium. Caranya dengan mengonsumsi makanan sumber kalsium, seperti ikan dan minum susu khusus ibu menyusui yang mengandung DHA, asam folat, kalsium, vitamin, zat besi, dan prebiotik FOS. Bila perlu, konsumsi pula suplemen yang mengandung kalsium.

Banyak Sayur dan Buah
Konsumsi lebih banyak sayuran hijau untuk meningkatkan asupan zat besi untuk menangkal anemia pada ibu dan bayi. Konsumsi lebih banyak buah sebagai anti-oksidan agar ibu tak mudah sakit.

Istirahat Cukup
Upayakan istirahat cukup untuk menekan stres yang akan menghambat produksi ASI. Pada 4-8 minggu pertama, biasanya ibu perlu begadang untuk menyusui. Sesuaikan saja waktu tidur ibu dengan waktu tidur bayi, dan istirahat 7-8 sehari.

(kompas.com)

Popularity: 20% [?]

Penyebab, Gejala & Pengobatan Penyakit Wasir atau Ambeien

Penyebab, Gejala & Pengobatan Penyakit Wasir atau Ambeien

Arti Definisi Pengertian Wasir atau Ambeien

Wasir atau ambeien, atau biasa juga disebut Hemoroid adalah suatu penyakit yang terjadi pada anus di mana bibir anus mengalami bengkak yang kadang disertai pendarahan. Penyakit wasir ini tidak hanya memberikan rasa sakit kepada pada penderitanya, tetapi juga memberikan rasa minder dan malu karena mengidap penyakit ini.

Pada penderita wasir umumnya sulit untuk duduk dan buang air besar karena terasa sakit apabila bibir anus atau sphinchter anus mendapat tekanan. Pada penderita wasir parah terkadang sulit diobati sehingga bisa diberi tindakan operasi pengangkatan wasir yang bisa memberi efek samping yang terkadang tidak baik. Oleh sebab itu wasir perlu diwaspadai dan ditangani dengan baik agar mudah diobati.

Jangan acuhkan dan remehkan penyakit wasir yang anda derita karena anda bisa dibuat menderita seumur hidup oleh wasir yang tidak ditanggulangi dengan baik sampai ke akar-akarnya.

Jenis-Jenis Penyakit Wasir

Ada dua macam penyakit wasir, yaitu wasir dalam dan wasir luar. Pada wasir dalam terdapat pembuluh darah pada anus yang ditutupi oleh selaput lendir yang basah. Jika tidak ditangani bisa terlihat muncul menonjol ke luar seperti wasir luar.





Gejala wasir dalam adalah suka ada darah yang keluar dari anus saat bab / buang air besar. Jika sudah parah bisa menonjol keluar dan terus membesar sebesar bola tenis sehingga harus diambil tindakan operasi untuk membuang wasir.

Wasir luar merupakan varises di bawah otot yang umumnya berhubungan dengan kulit. Biasanya wasir ini terlihat tonjolan bengkak kebiruan pada pinggir anus yang terasa sakit dan gatal.

Hal-hal Yang Menyebabkan Wasir

Wasir dapat diakibatkan oleh hal-hal berikut di bawah ini sehingga perlu diwaspadai dan dihindari :

  1. Terlalu banyak duduk
  2. Diare menahun
  3. Kehamilan ibu hamil yang diakibatkan perubahan hormon
  4. Keturunan penderita wasir
  5. Hubungan seks yang tidak lazim
  6. Penyakit yang membuat mengejan penderita
  7. Sembelit / konstipasi / obsitpasi menahun
  8. Penekanan kembali aliran darah vena, dll.

Ciri atau Gejala Penyakit Wasir

Sebelum parah sebaiknya kita mengenal seperti apa penyakit wasir ada awal mulanya sehingga kita bisa obati sedini mungkin. Biasanya penderita akan mengalami pendarahan dubur dengan warna darah merah muda yang menetes atau mengalir lewat lubang dubur / anus. Penderita juga akan merasa ada ganjalan pada anus ketika bab sehingga penderita akan ngeden / mengejan yang bisa memperparah wasirnya. Selain itu biasanya anus akan terasa gatal akibat virus dan bakteri yang membuat infeksi.

Mengatasi, Mengobati & Menyembuhkan Wasir

  1. Jalankan pola hidup sehat
  2. Olah raga secara teratur
  3. Makan makanan berserat
  4. Hindari terlalu banyak duduk atau nongkrong di wc / toilet
  5. Jangan merokok, minum minuman keras, narkoba, dll
  6. Jangan melakukan aktivitas hubungan seks yang tidak wajar
  7. Minum air yang cukup
  8. Jangan menahan kencing dan berak
  9. Jangan suka menggosok dan menggaruk dubur berlebihan
  10. Jangan mengejan / mengeden / ngeden berlebihan
  11. Jika tidak ingin pup / bab jangan dipaksa
  12. Duduk berendam pada air yang hangat
  13. Minum obat sesuai anjuran dokter

(organisasi.org)

Popularity: 26% [?]

Kesemutan Adalah Gejala Diabetes?

Kesemutan Adalah Gejala Diabetes?

Kesemutan ini juga muncul lebih sering pada diabetesi yang mengalami masalah dalam mengontrol glukosa darah. Sama halnya dengan mereka yang memiliki kadar lemak dalam darah dan tekanan darah tinggi serta yang mengalami kelebihan berat badan.

Kontrol Gula Darah

Kesemutan pada diabetesi terjadi karena adanya gangguan di pembuluh darah kapiler yang kecil-kecil atau kerusakan pada pembuluh darah tepi.

Untuk mengatasi kesemutan, hal pertama yang mesti dilakukan adalah mengontrol gula darah. Vitamin khusus untuk saraf, yaitu obat turunan vitamin B.

Setiap gejala kesemutan harus segera ditangani dengan benar. Bila kesemutan terkait dengan penyakit tertentu, cara mengatasinya adalah dengan mengelola penyakitnya.





Pada diabetes misalnya, pengendalian kadar gula darah dalam batas normal dapat mencegah perburukan gejala. Pengendalian gula darah dapat dilakukan dengan konsumsi obat secara teratur dan diet.

Kesemutan dapat diminimalisasi dengan pemberian obat yang bisa merangsang perbaikan serabut saraf yang rusak dengan metilkolbalamin yang diresepkan dokter. Sirkulasi darah harus diperlancar dengan rutin olahraga dan mengasup makanan sehat, serta tidak merokok.

Kesemutan Dan Neuropati

Kesemutan atau paresthesia dalam istilah medis merupakan sensasi spontan yang abnormal pada daerah persarafan tertentu. Secara normal, manusia bisa merasakan sensasi tertentu setelah ada rangsangan atau stimulus yang sesuai. Contohnya, merasa, meraba, menyentuh, menekan, nyeri, dan sebagainya.

Sensasi tersebut baru muncul bila ada stimulus. Dan sensasinya, tentu saja, harus sesuai dengan stimulusnya. Jadi kalau kita diraba, ya kita akan merasakan sensasi diraba.

Sementara pada paresthesia, sensasinya muncul spontan tanpa ada stimulus. Bisa berupa rasa panas seperti terbakar, tidak enak, kesemutan, seperti ditusuk-tusuk.
Paresthesia atau kesemutan adalah terminologi untuk suatu gejala dan bukan diagnosis penyakit. Itu sebabnya, gejala paresthesia bisa dijumpai pada berbagai penyakit yang mengenai saraf, terutama saraf di bagian perifer.

Berbagai Penyebab

Sebagai gambaran, sistem saraf manusia terbagi atas saraf sentral (otak dan sumsum tulang) dan perifer, yaitu serabut saraf yang keluar dari sentral menuju organ-organ yang perlu dipersarafi seperti kulit, otot, organ dalam perut, jantung, dan sebagainya. Jadi mirip komputer yang memiliki unit pemrosesan sentral (CPU) dan tersambung dengan kabel konektor.

Gejala antara paresthesia dan neuropati sangat berbeda. Pada neuropati, kesemutan yang muncul sangat khas. Biasanya di telapak kaki kemudian telapak tangan serta simetris kanan dan kiri.

Pada kelainan di sumsum tulang atau otak, daerah yang mengalami kesemutan sangat bervariasi, tergantung lokasi saraf yang terkena. Pada kasus neuropati yang lebih berat, kesemutan bisa diikuti rasa nyeri atau gangguan gerak pada tangan dan kaki. (kabarinews)

Popularity: 3% [?]

Trik Mengatasi Ejakulasi Dini

Trik Mengatasi Ejakulasi Dini

Fakta membuktikan bahwa sebagian pria tidak dapat memuaskan pasangannya daat bercinta. Pria yang seperti ini biasanya mengalami ejakulasi yang terlalu cepat, sementara pasangannya belum mencapai apa-apa. Pertanyaannya kini, bagaimana mengatasi ejakulasi dini?

Hingga kini belum ada obat yang terbukti efektif mengobati ejakulasi dini. Tapi menurut Andreas Lee Tan dalam bukunya Seni Menikmati Seks, ada beberapa trik atau teknik tertentu yang cukup efisien menunda ejakulasi. Dengan teknik tersebut Anda dapat memperpanjang permainan seks dan bisa memuaskan pasangan.

1. Variasikan pola gerakan

Saat melakukan penetrasi di Miss V, jangan melakukan gerakan yang monoton. Lakukan variasi gerakan antara tusukan dalam dan tusukan dangkal. Secara berkala Anda sebaiknya menghentikan gerakan sama sekali saat Mr P masih di liang Miss V sementara Anda bisa tetap melakukan kegiatan seks yang lain seperti mencumbu bibir atau payudaranya.





Gerakan yang bervariasi seperti ini selain bisa menunda ejakulasi, juga bisa membuat pasangan terangsang karena dia berpikir dan menebak-nebak apa yang akan Anda lakukan selanjutnya.

2. Kencangkan otot pubokoksigeus Anda

Teknik ini memerlukan otot pubokoksigeus (otot yang terletak di bagian bawah penis dekat anus) yang kuat. Otot ini bisa dilatih dengan metode kegel. Jika Anda merasa akan mendekati ejakulasi, berhentilah melakukan gerakan penetrasi. Tarik penis Anda kira-kira satu inci tapi jangan semuanya. Kencangkan otot yang dimaksud dan tahan selama 10 detik, lalu kembalikan gerakan dengan tusukan dangkal.

3. Tekanan pada perineum

Teknik ini sederhana dan telah dipraktikkan selama ribuan tahun di China. Sebelum terjadi ejakulasi, gunakan tiga telapak jari Anda untuk memberikan tekanan pada perineum, yaitu daerah mengalirnya mani antara skortum dan anus. Lakukan latihan ini saat masturbasi atau onani karena untuk menemukan tempat yang tepat agak sulit.

4. Ubah stimuli

Jika Anda sangat terangsang tapi tidak di ambang ejakulasi, berhentilah melakukan gerakan dan berhubungan seks dengan pasangan secara manual atau oral. Dengan mengubah stimuli Anda dapat mengatur kapan saat yang tepat untuk ejakulasi.

Dengan menggunakan teknik ini Anda dan pasangan dapat berhubungan intim lebih lama. Selain itu, Anda pun dapat memuaskan pasangan Anda. (okezone)

Popularity: 23% [?]

Gejala Diabetes

Gejala Diabetes

Tidak sedikit penderita diabetes melitus yang terkejut ketika dinyatakan mereka mengidap diabetes karena mereka sama sekali tak merasakan adanya gejala. Diabetes berkembang secara bertahap dan tidak selalu memperlihatkan gejala. Sekalipun ada, biasanya hanya beberapa tanda. Ini umumnya terjadi pada diabetes tipe dua.

Dua gejala klasik yang sering dialami penderita diabetes adalah rasa haus dan lapar yang meningkat, serta seringnya hasrat buang air kecil. Ketika kadar gula dalam darah tinggi, ginjal tidak lagi sanggup menyerap kembali semua gula darah yang tersaring itu. Gula yang bersirkulasi itu akan membawa air yang berasal dari jaringan tubuh. Akibatnya, orang tersebut akan merasa kehausan.

Orang yang menderita diabetes juga sering merasa kelaparan. “Ini terjadi karena gula darah tidak bisa masuk ke dalam sel, akibatnya sel-sel akan mengirim sinyal lapar ke otak. Orang yang bersangkutan kekurangan energi dan merasa lemas,” papar dr Aris Wibudi, SpPD, KEMD, ahli diabetes dari RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, dalam acara media edukasi “Nutrisi Seimbang untuk Cegah dan Atasi Diabetes” yang diadakan oleh Nutrifood di Jakarta, Selasa (11/5/2010).





Gejala lain dari diabetes yang juga sering muncul adalah turunnya berat badan dengan penyebab yang tidak jelas, rasa kesemutan, gusi merah, bengkak dan sensitif, pandangan jadi kabur, rasa seperti terkena flu, dan sebagainya. Namun, dr Aris mengingatkan bahwa diabetes lebih sering tidak bergejala.

Itu sebabnya kita perlu melakukan pemeriksaan gula darah di awal usia 30 tahun, terutama untuk mereka yang termasuk dalam kelompok risiko tinggi, yakni memiliki riwayat keluarga menderita diabetes, gemuk, dan berusia di atas 30 tahun.

“Jangan tunggu sampai ada gejala baru periksa karena itu sudah terlambat enam tahun. Apalagi kalau sudah sampai merasa sering kesemutan, Anda sudah terlambat 10 tahun,” papar dr Aris.

Kadar gula darah yang tinggi merupakan kondisi yang serius. Namun, jika dikenali secara dini, biasanya komplikasi bisa dihindari. “Intervensi dan perubahan gaya hidup lewat pengaturan pola makan dan akivitas fisik bisa mencegah perburukan penyakit,” paparnya. Kalau begitu, jangan tunggu besok. Lakukan pemeriksaan gula darah mulai sekarang.

Popularity: 20% [?]

Gaya Komunikasi Suami Istri

Gaya Komunikasi Suami Istri

Apakah Anda mempunyai hubungan yang harmonis dengan suami/istri? Sudahkah Anda berkomunikasi secara baik dan terbuka dengannya? Jika semua jawaban adalah ‘tidak’, berarti ada yang salah dalam cara Anda berkomunikasi. Pasangan suami istri sebaiknya tidak membiarkan kondisi seperti ini berlarut-larut karena hal ini bisa membawa Anda ke masalah yang lebih besar.

Sebelum mengatasi masalah ini, Anda harus tahu terlebih dulu apa gaya komunikasi Anda sekarang. Berikut empat gaya komunikasi :

Gaya mengontrol
Pasangan suami istri yang menggunakan gaya komunikasi ini biasanya tidak mau mendengarkan opini pasangannya dan cenderung untuk menghindari perbedaan pendapat. Contoh : jika istri memulai percakapan, suami tidak mau mendengar; malah memotong pembicaraan istri dengan berbicara lebih panjang lebar. Atau percakapan ini bisa menjadi pertengkaran dengan saling berteriak satu sama lain tanpa ada yang mau mendengar.

Dalam situasi ini, istri sebenarnya membutuhkan saran atau solusi, tidak hanya instruksi / perintah dari suami. Seorang ahli menyatakan bahwa suami istri yang menerapkan gaya ini tidak mau menghargai perasaan dan pendapat pasangannya serta cenderung untuk memaksakan kehendaknya sendiri. Bagi mereka, menjadi ‘yang paling benar’ adalah lebih penting daripada berusaha untuk menjaga keharmonisan hubungan.

Gaya konvensional
Tidak ada diskusi atau percakapan terbuka mengenai masalah-masalah penting pada suami istri yang menggunakan gaya ini. Suami atau istri cenderung untuk menghindari diskusi dengan mengalihkan perhatian ke hal lain yang tidak berkaitan.





Contoh: jika istri ingin membicarakan masalah anak, suami berusaha menghindar dengan mengalihkan topik pembicaraan ke hal lain yang sederhana seperti cuaca atau kegiatan sehari-hari. Seorang ahli mengatakan bahwa komunikasi yang terjadi hanyalah komunikasi semu dimana terjadi kurangnya penghargaan terhadap perasaan pasangan.

Gaya spekulatif
Suami istri umumnya sudah berpikiran terbuka untuk menerima dan menghargai ide dan pendapat pasangan, tetapi pengguna gaya ini biasanya menghabiskan waktu dengan lebih banyak saling bertanya daripada mengekspresikan perasaannya masing-masing.

Contoh: suami mau mengajak istri untuk menemaninya dalam suatu perjalanan bisnis. Bukannya langsung mengajak istri, suami malah banyak bertanya dan berusaha menebak-nebak sendiri bagaimana perasaan dan keinginan istri. Pembicaraan berkembang menjadi saling bertanya dan biasanya berakhir begitu saja tanpa ada solusi yang jelas.

Dalam situasi ini, suami istri bukan hanya tidak mengekspresikan perasaan sebenarnya tetapi juga malah ‘berputar-putar’ di sekitar topik yang dibicarakan. Hal ini menyebabkan sering timbulnya kesalahpahaman antara suami istri.

Gaya Kontak Penuh
Gaya ini diterapkan suami istri yang mau mendengar dan menghargai opini pasangannya. Mereka tidak ragu untuk mendiskusikan setiap masalah penting dan mengekspresikan keinginannya masing-masing. Suami istri ini selalu berusaha untuk menjaga keharmonisan hubungan dengan membina komunikasi yang terbuka dan saling menghargai.

Dari semua gaya komunikasi di atas, gaya kontak penuh adalah yang paling tepat untuk diterapkan oleh setiap pasangan suami istri yang ingin tetap menjaga keharmonisan dalam pernikahan mereka.

Jadi, apa gaya komunikasi Anda?

Popularity: 20% [?]

Rumput Tetangga Lebih Hijau?

Rumput Tetangga Lebih Hijau?

Jika Anda dan pasangan merasa pasif dalam perkawinan, janganlah terburu-buru iri terhadap pasangan lain. Karena ada pasangan yang dari luar terlihat atraktif, Anda jadi tertarik, dan berharap kalau saja pasangan Anda seperti sosok pasangan tersebut.

Kecenderungan untuk membandingkan perkawinan/pernikahan sendiri dengan orang lain, cuma mendatangkan kegelisahan. Padahal setiap perkawinan mempunyai problem yang berbeda. Entah alasan untuk menikah, umur saat menikah, lama atau tidaknya mereka berkenalan, si istri bekerja atau ibu rumah tangga, semua ini mempengaruhi nilai mereka terhadap perkawinan. Jadi, harapan yang dimunculkan kemudian bisa berbeda-beda.

Orang yang gundah karena membandingkan dirinya dengan orang lain ini seharusnya bisa membuka mata hati lebih lebar. Sebetulnya, apa yang ditampilkan orang lain belum tentu sesuai buat dirinya. Bagaimana cara agar rumput di halaman sendiri sehijau (atau bahkan lebih hijau) daripada rumput tetangga ? Yang paling penting adalah tidak iri atau menginginkan seperti pasangan lain. Menyadari bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna.  Dan bisa menerima apa adanya, sehingga dapat menciptakan pernikahan yang sempurna. Dengan cara ini kita akan lebih rileks menghadapi segala kemungkinan yang bakal terjadi. Hikmah lainnya, ikatan kebersamaan jadi lebih mudah diciptakan. Termasuk keinginan untuk tetap berkembang sesuai dengan kepribadian masing-masing.





Jadi, daripada membanding-bandingkan diri dengan pasangan lain, akan lebih baik jika tiap pasangan mencari ‘celah‘ yang membuat mereka tetap berbahagia. Komunikasi jelas perlu, tetapi jangan malah membuat pihak lain merasa integritas pribadinya terganggu. Kompromi-kompromi lain juga sebaiknya dilakukan. Upayakan agar harapan dan nilai dalam perkawinan bisa diarahkan lebih terfokus. Misalnya, seberapa banyak waktu senggang yang bakal dialokasikan untuk keluarga, dan kapan waktu khusus untuk berdua.

Keberhasilan tiap pasangan melakukan kompromi-kompromi dalam kehidupan mereka memang sangat bergantung dari kedewasaan, kenyamanan pasangannya. Jadi, daripada meneropong rumput di halaman orang lain yang belum tentu hijau, kenapa tidak menikmati kehijauan rumput di halaman sendiri. (f-buzz)

Popularity: 20% [?]

Bahaya Aborsi

Bahaya Aborsi

Aborsi memiliki resiko yang tinggi terhadap kesehatan maupun keselamatan seorang wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa jika seseorang melakukan aborsi ia “tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang”.
Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita, terutama mereka yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi.

Ada 2 macam resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi:

  1. Resiko kesehatan dan keselamatan secara fisik
  2. Resiko gangguan psikologis

Resiko kesehatan dan keselamatan fisik
Pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd yaitu:

  • Kematian mendadak karena pendarahan hebat
  • Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
  • Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
  • Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
  • Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya
  • Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
  • Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
  • Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
  • Kanker hati (Liver Cancer)
  • Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
  • Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
  • Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
  • Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)

Resiko kesehatan mental
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita.

Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Gejala-gejala ini dicatat dalam “Psychological Reactions Reported After Abortion” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review (1994).

Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:

  • Kehilangan harga diri (82%)
  • Berteriak-teriak histeris (51%)
  • Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
  • Ingin melakukan bunuh diri (28%)
  • Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
  • Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

Diluar hal-hal tersebut diatas para wanita yang melakukan aborsi akan dipenuhi perasaan bersalah yang tidak hilang selama bertahun-tahun dalam hidupnya.

Popularity: 24% [?]

Atresia Bilier

Atresia Bilier

Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal. Fungsi dari sistem empedu adalah membuang limbah metabolik dari hati dan mengangkut garam empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak di dalam usus halus. Pada atresia bilier terjadi penyumbatan aliran empedu dari hati ke kandung empedu. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati, yang jika tidak diobati bisa berakibat fatal.

Penyebab
Atresia bilier terjadi karena adanya perkembangan abnormal dari saluran empedu di dalam maupun diluar hati. Tetapi penyebab terjadinya gangguan perkembangan saluran empedu ini tidak diketahui. Atresia bilier ditemukan pada 1 dari 15.000 kelahiran.

Gejala
Gejala biasanya timbul dalam waktu 2 minggu setelah lahir, yaitu berupa:

  • air kemih bayi berwarna gelap
  • tinja berwarna pucat
  • kulit berwarna kuning
  • berat badan tidak bertambah atau penambahan berat badan berlangsung lambat
  • hati membesar.

Pada saat usia bayi mencapai 2-3 bulan, akan timbul gejala berikut:

  • gangguan pertumbuhan
  • gatal-gatal
  • rewel
  • tekanan darah tinggi pada vena porta (pembuluh darah yang mengangkut darah dari lambung, usus dan limpa ke hati).

Diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan perut, hati teraba membesar.
Pemeriksaan yang biasa dilakukan:

  • Pemeriksaan darah (terdapat peningkatan kadar bilirubin)
  • USG perut
  • Rontgen perut (tampak hati membesar)
  • Kolangiogram
  • Biopsi hati
  • Laparotomi (biasanya dilakukan sebelum bayi berumur 2 bulan).

Pengobatan
Prosedur yang terbaik adalah mengganti saluran empedu yang mengalirkan empedu ke usus. Tetapi prosedur ini hanya mungkin dilakukan pada 5-10% penderita.

Untuk melompati atresia bilier dan langsung menghubungkan hati dengan usus halus, dilakukan pembedahan yang disebut prosedur Kasai. Pembedahan akan berhasil jika dilakukan sebelum bayi berusia 8 minggu. Biasanya pembedahan ini hanya merupakan pengobatan sementara dan pada akhirnya perlu dilakukan pencangkokan hati.

Popularity: 29% [?]

Tanda-Tanda Kehamilan

Tanda-Tanda Kehamilan

Bagi pasangan yang baru menikah, biasanya sangat menunggu kehadiran buah hati. Namun tidak semua bisa langsung mendapatkannya. Beruntung apabila bisa langsung hamil. Untuk yang belum tahu tanda-tanda kehamilan, bisa baca dibawah ini:

1. Tidak datang haid (Amenorrhoea)

Apabila siklus haid ibu teratur lalu tidak datang pada waktu/tanggalnya, ada kemungkinan ibu HAMIL. Tetapi sebaiknya ditunggu kurang lebih seminggu sebelum ke dokter kandungan untuk diperiksa. Bisa juga haid datang terlambat karena stress atau makan obat-obatan tertentu.

2. Mual dan Muntah

Hampir separuh ibu hamil mengalami mual dan muntah atau pusing. Mual biasanya terjadi di pagi hari. Namun mual dan muntah terjadi sekitar 2 minggu setelah haid terlambat datang.

3. Rasa kesemutan atau berdenyut pada payudara

Biasanya menjelang haid, payudara dirasakan lebih memadat. Apabila ibu hamil, gejalanya akan menetap dan kadang berdenyut pada puting seperti kesemutan. Apabila kehamilan semakin membesar, payudara makin padat dan puting semakin besar dan lebih gelap.

Perubahan ini disebabkan oleh hormon estrogen dan progesteron yang dihasilkan oleh plasenta.

4. Sering Kencing

Ginjal bekerja berlebihan pada awal kehamilan, sehingga ibu akan sering ke toilet untuk kencing.

5. Ngidam

Ada beberapa ibu akan mengidam makanan tertentu pada awal kehamilannya dan bulan-bulan berikutnya.

Demikian ibu, 5 tanda-tanda diatas hanya sebagai pedoman secara umum untuk mengetahui kehamilan secara cepat. Untuk lebih memastikan bisa digunakan -alat tes kehamilan yang sangat mudah didapat dan digunakan.

Jika hasil tes dirumah positif (+), bisa langsung ke dokter kandungan terdekat untuk konfirmasi kehamilan.

Bagi ibu-ibu yang mengalami tanda-tanda selain 5 tanda diatas, silahkan berbagi cerita disini.
Semoga bisa bermanfaat. (infoibuhamil)

Popularity: 31% [?]

Penyakit Asma Pada Anak

Penyakit Asma Pada Anak

Asma merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak. Kejadian asma meningkat di hampir seluruh dunia, baik Negara maju maupun Negara berkembang termasuk Indonesia. Peningkatan ini diduga berhubungan dengan meningkatnya industri sehingga tingkat polusi cukup tinggi.

Walaupun berdasarkan pengalaman klinis dan berbagai penelitian asma merupakan penyakit yang sering ditemukan pada anak, tetapi gambaran klinis asma pada anak sangat bervariasi, bahkan berat-ringannya serangan dan sering-jarangnya serangan berubah-ubah dari waktu ke waktu. Akibatnya kelainan ini kadangkala tidak terdiagnosis atau salah diagnosis sehingga menyebabkan pengobatan tidak adekuat.

Popularity: 31% [?]

Mengenal Viagra

Mengenal Viagra

Pil biru berbentuk diamond ini telah dianggap sebagai obat yang paling manjur untuk mengobati pria yang menderita impotensi atau disfungsi ereksi. Sexual Dysfunctional Association akan menjelaskan bagaimana cara kerjanya dan siapa yang bisa dibantu oleh pil ini.

Popularity: 23% [?]

Seputar Mimisan dan Tips Pencegahannya

Seputar Mimisan dan Tips Pencegahannya

mimisan dan tips pencegahannya

Waspadai jika mimisan disertai gejala lain seperti demam dan sakit kepala.

Simaklah penjelasan dr. Najib Advani, Sp.A (K) M.Med.Paed., dalam bentuk tanya jawab berikut.

Popularity: 81% [?]

Sensasi Seks Oral

Sensasi Seks Oral

Sudah bosan dengan seks penetratif? Baca lebih lanjut artikel ini, dijamin, Anda akan merasakan sensasi orgasmik yang aneh, tak disangka, menakjubkan, serta menggairahkan. Greget dan gairah asmara bisa saja meredup bila gagal mengolaborasikan titik – titik erogenik. Dengan panduan, sex oral bisa membuat Anda melayang jauh ke awang-awang.

Dibanding seks penetratif, teknik seks oral jauh lebih sulit. Seks oral merupakan perpaduan seni dan keterampilan. Demikian ungkap Robert Birch dalam bukunya Oral Caress A Loving Guide To Exciting A Woman.

Popularity: 37% [?]

Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 2)

Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 2)

Masalah gangguan tidur pada anak-anak, ternyata lebih gawat dari yang diduga. Dr. Alfred Wiater pimpinan rumah sakit anak-anak di Köln-Porz bekerjasama dengan rumah sakit anak-anak Universitas Köln melakukan penelitian penyakit gangguan tidur ini pada murid sekolah dasar. Hasilnya amat mencemaskan. Karena banyak anak-anak menderita gangguan tidur, namun tidak mendapat pengobatan yang tepat.

Popularity: 30% [?]

Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 1)

Gangguan Tidur Pada Anak (bagian 1)


gangguan-tidur-pada-anak-anak-bagian-1

Selama ini terdapat anggapan umum bahwa anak-anak dapat tidur dengan nyenyak dimanapun dalam suasana apapun. Tapi aksioma itu ternyata keliru. Lebih dari 20 persen anak-anak mengalami gejala gangguan tidur.

Anak-anak selalu dapat tidur nyenyak. Jika mengantuk, tidak peduli suara musik amat kencang atau saudaranya berteriak-teriak, anak akan tidur lelap. Demikian anggapan sebagian besar orang dewasa. Ternyata hasil penelitian yang dilakukan rumah sakit anak-anak di kota Köln Jerman menunjukan data berbeda. Sekitar 20 persen anak-anak menderita gangguan tidur. Jika anak-anak mengalami masalah dengan siklus tidurnya selama dua atau tiga hari berturut-turut, dampaknya akan sangat buruk. Terlebih lagi mereka yang juga dibebani banyak tuntutan prestasi di sekolah. Anak yang mengalami gangguan tidur biasanya sulit berkonsentrasi. Prestasinya merosot dan mengalami depresi.

Popularity: 28% [?]

Mengenali Gejala Hemofilia

Mengenali Gejala Hemofilia

Anak Anda sering mengalami perdarahan yang disertai nyeri, terutama di bagian sendi dan otot? Apakah sendi dan otot itu terlihat bengkak, nyeri bila disentuh dan digerakkan? Jika Anda menjawab ya atas pertanyaan-pertanyaan itu, maka Anda layak bersikap waspada. Jangan anggap remeh gejala-gejala pada anak Anda itu. Sebab, boleh jadi, ia menderita hemofilia.

Popularity: 33% [?]

Anak Flu Jangan Diberi Antibiotik

Anak Flu Jangan Diberi Antibiotik

anak-flu-jangan-diberi-antibiotik

Jika bayi dan balita menderita flu, jangan diberi antibiotik. Karena flu akan sembuh dengan sendirinya, sementara antibiotik hanya memberi efek plasebo (bohongan). Antibiotik itu tidak mempercepat, apalagi melumpuhkan, virus flu.

Masih kerap terjadi dokter dengan mudahnya meresepkan antibiotik untuk bayi dan balita yang hanya sakit flu karena virus. Memang gejala yang menyertai flu kadang membuat orangtua panik, seperti demam, batuk, dan pilek. Oleh sebab itu, tak sedikit orangtua yang malah mendesak dokter memberikan antibiotik yang dianggap sebagai “obat dewa”.

Popularity: 40% [?]

Mengajar Anak Balita Membaca

Mengajar Anak Balita Membaca

mengajar-anak-balita-membaca

Sepintas, pernyataan “mengajar anak balita membaca” rasanya seperti mengada-ada. Betapa tidak, jangankan anak usia di bawah 5 tahun (balita), untuk mengajar membaca pada anak yang sudah memasuki usia sekolah (SD) saja bukanlah pekerjaan yang mudah bagi guru, begitu pula bagi orang tua saat mengajar si anak membaca permulaan. Selanjutnya anak yang sudah melewati kelas 4 SD pun masih ada yang belum lancar membaca.

Popularity: 65% [?]

Posisi Tidur Terbaik Selama Kehamilan

Posisi Tidur Terbaik Selama Kehamilan

Sebenarnya posisi tidur yang bagaimanakah yang terbaik selama kehamilan? Pada kehamilan trimester awal dimana perut belum membesar, ibu hamil dapat tidur dan beristirahat dengan berbagai posisi apapun. Yang penting adalah dapat memberikan rasa nyaman untuk ibu hamil untuk dapat tidur.

Tapi ketika kehamilan selanjutnya ketika perut semakin membesar maka saat tidur andapun mulai tak nyaman lagi, karena perut yang membesar, gerakan bayi dan kram kaki. Tapi percayalah ini semua mempunyai nilai yang besar dengan hadirnya si kecil nantinya.

Popularity: 30% [?]

Talasemia (Thalassemia)

Talasemia (Thalassemia)

talasemia - thalassemia

Talasemia adalah penyakit yang diturunkan, yang berasal dari pasangan yang membawa sifat talasemia. Dalam hal ini kemungkinan yang terjadi pada anak yang dilahirkan adalah 25% talasemia mayor, 50% carrier (pembawa sifat) dan 25% sehat. Maksudnya, dalam setiap kehamilan dari pasangan tersebut terdapat kemungkinan satu berbanding empat bagi anak mereka untuk menderita talasemia mayor, dua banding empat kemungkinan anak membawa gen talasemia (carrier) dan satu banding empat kemungkinan anak berdarah normal dan tumbuh sehat.

Popularity: 59% [?]

Makanan Bayi (bagian 2)

Makanan Bayi (bagian 2)

Keju

Keju merupakan olahan dari susu dan termasuk dairy product yang dapat diberikan kepada bayi mulai usia 7 atau 8 bulan. Kandungannya tidak berbeda jauh dari susu ternak, yakni protein, lemak, vitamin, dan mineral. Olahan keju bisa dicampurkan ke dalam porsi makanan bayi bisa dengan cara diparut. Baik untuk menambahkan rasa gurih yang bermanfaat pada makanan bayi. Gunakan secukupnya atau kira-kira seukuran dadu dengan panjang, lebar, dan tinggi 1/2 ukuran kartu domino.

Popularity: 29% [?]

Page 1 of 3123