Diare: Penyakit Perut Pada Balita

Diare adalah kondisi di mana frekuensi BAB meningkat dari biasanya, disertai dengan feses yang lebih cair. Ada tiga hal yang menyebabkan si kecil mengalami diare, yaitu faktor makanan, perjalanan yang melelahkan, dan akibat adanya infeksi saluran cerna.

Infeksi saluran cerna, umumnya disebabkan kuman pembawa penyakit, seperti bakteri Escherichia coli pada air yang kurang bersih. Bakteri ini masuk melalui makanan ke saluran pencernaan, dan berkembang biak dalam usus - terutama usus besar (kolon). Jika jumlahnya berlebihan, bakteri ini dapat menimbulkan sakit perut serta diare atau mencret.

Dampaknya, kerja usus terganggu karena tak bisa menyerap sari makanan dari makanan yang kita konsumsi. Suplai zat-zat makanan yang diperlukan untuk tumbuh-kembang anak serta untuk kecerdasan otak pun terganggu. Lebih fatal lagi, jika telah menyebabkan anak dehidrasi (kekurangan cairan tubuh secara berlebihan), yang jika terlambat ditangani bisa menyebabkan kematian.

Tanda-tanda:

Anak bersikap rewel atau justru apatis dan lesu pada dehidrasi yang lanjut. Bagi anak usia di bawah 1 tahun, dapat ditemukan tanda ubun-ubun yang cekung. Pada dehidrasi yang ringan dan sedang, anak akan merasa haus. Namun bila dehidrasinya berat, anak justru tidak merasa haus lagi.

Pada kulit perut terdapat turgor kulit, atau berkurang kelenturannya. Cara memeriksanya dengan menjepit/mencubit kulit selama 30-60 detik, kemudian lepaskan. Bila turgor kulit anak masih baik, kulit akan cepat kembali ke keadaaan semula. Bila tidak, lambat kembalinya. Selain itu, anak yang mengalami dehidrasi, matanya akan terlihat cekung, mulut dan lidah pun terasa kering.

Penanganan:

Pada kondisi tertentu, diare bisa berakibat fatal. Segera ke dokter bila sakit perut si kecil terus-menerus berlangsung selama 6 jam atau lebih, disertai muntah, tak mau minum, mata nampak cekung, pusing, dan berat badan turun. Agar tak sampai terjadi dehidrasi, usahakan si kecil tetap minum (ASI, susu atau cairan lain).

Bila anak Anda sudah lebih besar, berikan larutan oralit. Biasanya balita perlu sekitar 3 bungkus oralit yang dicampur ke dalam 200 cc air, sedikit demi sedikit. jangan memberi makanan yang merangsang timbulnya sakit perut. Untuk sementara bisa diberikan makanan lembek agar mudah dicerna.

Pencegahan:

Jaga kebersihan makanan si kecil, begitu juga dengan alat makannya. Pada balita, pastikan makanan yang ia konsumsi bersih dan sehat, dan meminum air yang dipastikan sudah matang/mendidih. Hindari mengkonsumsi jajanan yang tidak terjamin kebersihannya. (cyberwoman)

Share This Post

5 Responses to “Diare: Penyakit Perut Pada Balita”

  1. Saya mau tanya obat sakit diare bagi anak usia 7 bulan apa ya? MUJI

  2. Ibu Muji, beberapa hal yang perlu diberikan pada bayi Ibu pada saat diare adalah, pedialyte alias oralit untuk bayi untuk menjaga keseimbangan ion pada tubuh bayi. Kedua, apabila Ibu memberikan susu formula pada bayi Ibu, maka untuk sementara gantilah dengan susu formula yang Free Lactose.

    Mengenai obat diare yang Ibu tanyakan, dokter biasanya merekomendasikan pemberian Lacto-B. Namun begitu, saya sangat tidak menyarankan Ibu untuk memberikan obat, tanpa berkonsultasi tatap muka terlebih dahulu dengan dokter SPA Ibu.

    Demikian Ibu Muji, semoga anak Ibu lekas sembuh.

  3. anak saya berumur 8 bln dan tiap BAB keluar lendir dan keluar seperti biji lombok dalam sehari Bab bisa 4 s/d 6 kali.saya sudah berobat kedokter tetapi sama saja,yang saya tanyakan apa penyebabnya penyakit tersebut

  4. halo. saya mo nanya, anak saya demam flu dan batuk, saya beri obat parasetamol utk demamnya dan obat flu dari dokter (resep berdasarkan pengobatan terdahulu). tapi setelah itu sakitnya disertai diare. yang saya tanyakan apa penyebabnya diare? apa karna efek samping obat….

  5. minggu lalu anak sy muntah2 tp esok harinya ia kena mencret sampai 3-4x Bab.2 hr ia ga mau makan,susah sekali tiap makan mau muntah bawaannya.hr ke 3 br mau kna makan,walau dikit2 krn msh mau muntah/eneg mungkin.setelah hari keempat mencret sembuh dgn sy terapi lakto-b,pedialite dan vometa u/muntahnya.nah hari ke 5,6,7…dia ga bab2.waduh pusing deh…akhirnya sy jejeli pepaya akhirnya kluar jg.lega…biasanya knapa ya balita muntah n lsg diare plus sembelit gitu?oya,balita sy usianya 16 bulan.thx bila ada yg kasih respon ke sy…

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>